Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Siswa SMK di Bekasi Terekam CCTV Menganiaya Temannya hingga Alami Luka Dalam

hukrim

Siswa SMK di Bekasi Terekam CCTV Menganiaya Temannya hingga Alami Luka Dalam

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 26 Jul 2025 09:45
okezone.com
Aksi kekerasan yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terekam kamera pengawas (CCTV) di dalam ruang kelas X. Insiden ini membuat seorang siswa menjalani perawatan medis dan terpaksa pindah sekolah karena mengalami trauma berat.

Keluarga korban pun melaporkan pelaku ke pihak kepolisian, sementara pihak sekolah mengeluarkan pelaku karena dinilai telah melanggar peraturan sekolah.

Dalam rekaman CCTV, tampak seorang siswa berinisial S mendekati korban berinisial R yang tengah duduk bersama teman-temannya. S kemudian memukul korban menggunakan sebuah buku, lalu menoyor kepala korban.

Tak lama kemudian, pelaku melayangkan pukulan dan tendangan ke arah perut kiri korban. Korban pun terlihat menahan rasa sakit.

Donny Manurung, kuasa hukum korban, menjelaskan aksi kekerasan terjadi pada 13 Juni 2025. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian organ dalam dan sempat dirawat secara medis.

“Korban mengalami trauma tumpul pada ginjal kiri hingga mengalami hematuria atau kencing berdarah. Selain luka fisik, korban juga mengalami trauma psikis dan tidak mau kembali ke sekolah,” jelas Donny.

Karena kondisi mental korban yang semakin memburuk, orang tua korban akhirnya memutuskan memindahkan anaknya ke sekolah lain.

Peristiwa kekerasan ini tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Bekasi. Keluarga berharap keadilan dapat ditegakkan dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Ananda Mitra Industri, Abdul Rokib, mengatakan telah mencoba menengahi kedua belah pihak secara kekeluargaan. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kami sudah berupaya mempertemukan kedua pihak, tetapi tidak ada titik temu. Maka kami terpaksa mengeluarkan siswa pelaku karena melanggar peraturan sekolah,” jelas Abdul Rokib.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Mei 2026 16:21

    Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:18

    Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR

    JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:17

    May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital

    INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba

  • Jumat, 01 Mei 2026 15:26

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin

    Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt

  • Jumat, 01 Mei 2026 10:39

    Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

    JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5  dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.