Hukrim
Terbakar Cemburu, Suami Ini Bacok Pria yang Tiduri Istrinya
Selasa, 02 Apr 2019 09:24
Sukadi telah diamankan di Mapolsek Sooko beserta sebilah celurit yang dia gunakan untuk menganiaya korban, Mulyono (47), warga Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto. Dia mengatakan, pertikaian dirinya dengan korban berawal dari masalah utang. Bapak dua anak ini mengaku meminjami korban uang Rp 200 ribu sekitar bulan Mei 2018.
Korban merupakan teman dekat istrinya, Wiji Pariyani (38). Wiji dan Mulyono saling mengenal saat sama-sama mengantar-jemput anak mereka ke sekolah di salah satu SDN Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
"Istri saya dikatai pelacur oleh dia. Dari situ saya berfikir, mengapa dia sampai berani mengatai istri saya seperti itu," ujarnya.
Kata makian dari korban justru membuat Sukadi mencurigai istrinya. Dia menduga korban mempunyai hubungan asmara dengan istrinya sehingga berani menyebutkan kata tak pantas tersebut. Kuli bangunan ini pun mendesak sang istri agar mengaku kalau mempunyai hubungan asmara dengan korban.
"Setiap hari saya desak, saya tanyai. Akhirnya seminggu kemudian dia mengaku kalau suka dengan Mul (korban). Saya lihat ponselnya juga ada rayuan-rayuan dari Mul," ungkapnya.
Tak kuat menahan emosi, Sukadi pun menemui Mulyono di rumahnya. Dia menanyakan langsung kepada Mulyono ihhwal hubungan terlarang dengan istrinya. "Saat saya datangi, dia mengaku kalau suka dengan istri saya. Terjadi pertengkaran, tapi tak sampai saling pukul," terangnya.
Amarah karena api cemburu itu rupanya terus membekas di benak Sukadi. Puncaknya malam tadi sekitar pukul 21.00 WIB. Tanpa disengaja dia bertemu dengan Mulyono saat melihat pertunjukan orkes melayu di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko.
"Saya ketemu dia sedang nongkrong di atas jembatan Bekucuk. Saya langsung pulang mengambil sabit," cetusnya.
Penuh amarah, Sukadi pun kembali ke pertunjukan orkes membawa sebilah celurit. Tanpa basa basi, pria bertubuh kurus ini menyabetkan senjata tajam itu ke arah Mulyono. Sabetan celurit pelaku mengenai tangan kanan korban.
"Saya bacok saat dia naik motor membonceng istrinya, kena tangan kanannya," jelasnya.
Kapolsek Sooko Kompol Purnomo menjelaskan, Sukadi menganiaya korban karena cemburu buta. Amarah pelaku muncul sejak korban mengatakan pernah berhubungan badan dengan istri pelaku.
"Korban keceplosan mengatakan ke pelaku kalau sering meniduri istri pelaku. Perselingkuhan itu belum terbukti, korban belum bisa dimintai keterangan. Namun, pengakuan korban itu membuat pelaku selalu ingat setiap kali makan," tegasnya.
Hukrim
BREAKING NEWS: Serangan Rudal Iran Hantam Kapal AL AS di Selat Hormuz
JAKARTA - Sebuah kapal patroli Angkatan Laut (AL) AS dilaporkan telah dihantam oleh dua rudal Iran di dekat Selat Hormuz, menurut laporan kantor berita Fars. Laporan tersebut mengklaim bahwa
Prabowo Terbitkan Perpres Anak Tidak Sekolah, Ini 9 Kategori yang Jadi Sasaran!
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah. Perpres tersebut ditetapkan pada 26
Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta kampus membentuk tim guna membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam menyelesaikan permasalahan di daerah. Permasalahan tersebut, antara lain penanganan
Restitusi PPN Dipangkas Jadi Rp1 Miliar, Ini Alasan Purbaya
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat kebijakan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Langkah ini diambil guna mema
Rupiah Makin Melemah Dekati Rp17.400 per Dolar AS
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 57 poin atau sekitar 0,33 persen ke level Rp17.394 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (4/5/2026). Rupiah melemah me