Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Ulah Petir Bikin Ketar Ketir, Panjat Tower 60 Meter, Mau Turun Usai Dibujuk Rokok dan Air, Katanya?

Ulah Petir Bikin Ketar Ketir, Panjat Tower 60 Meter, Mau Turun Usai Dibujuk Rokok dan Air, Katanya?

Admin
Rabu, 08 Jun 2022 11:48
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN - Ulah nekat pria di Pelalawan, Riau bernama Petir bikin ketar-ketir. Ia nekat memanjat tower setinggi puluhan meter.

Petir akhirnya dibujuk pakai rokok dan air agar mau turun dari tower setinggi 60 meter tersebut. Proses evakuasi membuat warga khawatir pria itu jatuh ke tanah.

Saat ditanya petugas Damkar yang membantunya turun, pria di Kecamatan Pangkalan Kerinci itu menjawab mau mengambil cincinnya yang tinggal di atas tower, Selasa (7/6/2022) lalu.

Setelah berkata seperti itu, ucapannya tak nyambung lagi saat diajak berbincang oleh petugas.

Petir yang nekat panjat tower tinggi itu diduga depresi.

Setelah diselamatkan petugas, pria muda di Kabupaten Pelalawan yang memanjat tower seluler itu akhirnya diserahkan kembali kepada keluarganya.

Sebelumnya, pria muda nekat menaiki tower jaringan seluler yang ada di Jalan Lingkar Timur Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pria yang belakangan diketahui bernama Petir itu memanjat melalui tangga besi hingga nyaris menuju ke puncak, tanpa diketahui penyebabnya.

Warga setempat yang melihat aksi pria itu heran dan merasa khawatir ia jatuh.


Bahkan ada dugaan pria berbaju putih itu diduga hendak bunuh diri dengan melompat dari ketinggian.

Alhasil warga meminta bantuan ke markas Satpol PP dan Damkar Pelalawan.

"Kami mendapatkan informasi dari warga pada siang hari. Langsung turun ke lokasi dengan personil untuk penyelamatan," Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Syafrizal kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (8/6/2022).

Syafrizal mengungkapkan, pria tersebut diketahui bernama Petir Martahulu yang tinggal di Jalan Lingkar Timur Pangkalan Kerinci.

Berdasarkan penuturan warga sekitar, lelaki berusia 28 tahun ini diduga depresi hingga memanjat tower setinggi puluhan meter.

Masyarakat yang menonton aksinya itu merasa khawatir ia mengakhiri hidupnya dengan melompat dari ketinggian.

Setelah personil Damkar tiba di lokasi, langsung mempersiapkan peralatan dan langkah penyelamatan kepada Petir.

Sebanyak tiga orang tim penyelamat menaiki tower untuk membujuknya turun dari atas.

Dua personil siaga di bagian tengah dan satu lagi naik hingga menemui pelaku.

"Anggota kita membujuk dan mengajaknya berbicara secara pelan-pelan. Tingginya lumayan juga, ada 60 meter," tambah Syafrizal.

Petugas merayu lelaki yang memakai topi itu dengan menyodorkan air minum dan rokok.

Ternyata direspon dan ia mengaku sudah haus.

Setelah berbincang sambil menghisap tembakau dan minum air mineral, anggota Damkar mengajaknya turun dengan alasan air minum tinggal di bawah.

Selama hampir dua jam proses penyelamatan, akhirnya petugas berhasil membawanya turun dari tower dan diserahkan kepada keluarganya.

"Saat ditanya apa tujuannya ke atas, ia mengaku mengambil cincinnya yang tinggal,"ungkap Kasi Damkar, Zukriwan yang berdialog langsung dengan pelaku.

"Setelah itu jawabannya tidak nyambung lagi," imbuhnya.

Petir Martahulu akhirnya dibawa pulang oleh pihak keluarganya setelah turun dari tower yang tinggi tersebut.

Teknik penyelamatan menggunakan tali dan mineral ternyata ampuh bagi orang yang memanjat ketinggian.

Teknik itu didapat saat pelatihan penyelamatan yang dijalani personil Damkar.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.