- Home
- Internasional
- Angkatan Udara Kanada Hampir Kehabisan Jet dan Pilot Siap Tempur
Internasional
Angkatan Udara Kanada Hampir Kehabisan Jet dan Pilot Siap Tempur
Rabu, 21 Nov 2018 16:47
OTTAWA Angkatan udara Kanada dilaporkan semakin kehabisan pilot dan jet yang mampu bertempur, namun upaya pemerintah untuk mengatasi masalah itu hanya memperburuk situasi. Hal itu diterangkan salah salah satu lembaga pengawas terkemuka Kanada pada Selasa (20/11/2018).
Auditor Umum, Michael Ferguson, melaporkan bahwa upaya pemerintah Kanada dalam menggantikan jet-jet CF-18 angkatan udara Kanada telah mengalami berbagai masalah. Jet tempur tersebut telah digunakan oleh angkatan udara selama hampir 40 tahun.
"Kementrian pertahanan belum melakukan cukup upaya untuk mengelola risiko terkait dengan armada pesawat tempur Kanada sampai armada pengganti tersedia," kata Ferguson sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (21/11/2018).
Pejabat pertahanan siap untuk mengumumkan spesifikasi akhir dalam pengadaan armada baru sebanyak 88 jet pada Mei mendatang. Kontrak tersebut akan bernilai antara CAD15 miliar (Rp164 triliun) sampai CAD19 miliar (Rp209 triliun).
Penundaan yang terjadi berulangkali ini membuat beberapa unit CF-18 harus terbang sampai 2032, jauh lebih lama dari yang diperkirakan. Ferguson mengatakan pesawat-pesawat tersebut belum mendapat peningkatan untuk pertempuran sejak 2008 membuatnya semakin rentan. Salah satu alasannya adalah karena para pejabat berpikir jet baru akan beroperasi pada 2020.
Menteri Pertahanan, Harjit Sajjan, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Ottawa akan meluncurkan inisiatif baru untuk merekrut dan mempertahankan pilot, dan juga mengambil langkah untuk meningkatkan CF-18.
Pada 2016, saat pilot dan teknisi yang memenuhi syarat pergi dalam jumlah yang terus bertambah, sementara Partai Liberal yang berkuasa telah memerintahkan angkatan udara untuk meningkatkan jumlah jet tempur yang tersedia untuk operasi.
Untuk membantu mengatasi kekurangan pesawat, pemerintah berjanji akan membeli 18 jet Boeing Co F-18 Super Hornet. Langkah itu dilakukan meski kementerian pertahanan mengindikasikan kemungkinan akan berdampak pada buruk pada masalah personil yang dialami karena berarti mengambil pilot dari armada CF-18 yang jumlahnya semakin berkurang.
Ottawa kemudian membatalkan rencana setelah perselisihan dengan Boeing dan pindah untuk membeli CF-18 bekas dari Australia.
Juru bicara bidang pertahanan dari Partai Konservatif oposisi, James Bezan menuduh pemerintah menciptakan krisis dan mendesak mereka agar tidak membeli jet-jet bekas dari Australia.
Ferguson mengatakan militer akan menghabiskan CAD 3 miliar (Rp32 triliun) tambahan untuk memperpanjang umur CF-18, serta membeli dan mengoperasikan jet-jet Australia tanpa persiapan untuk menghadapi hambatan besar dalam memenuhi persyaratan operasional baru, yaitu kekurangan pilot dan kemampuan tempur yang menurun.
Dia mengatakan kementerian pertahanan tidak memiliki rencana
untuk meningkatkan jumlah pilot CF-18. Ferguson mengambahkan, jika
mereka terus pergi dengan laju yang sama dengan saat ini, tidak akan ada
cukup waktu untuk melatih generasi berikutnya.
(okezone.com)
Internasional
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun