Kamis, 25 Jun 2026

Alat Tempur Jepang yang Gagal Disempurnakan saat Perang Dunia II

Senin, 22 Feb 2016 15:10
(foto: wikimedia.org)
prototype Tank Type 5 Chi-Ri

Jepang menjadi negara Asia paling ditakuti saat pecahnya Perang Dunia II. Kendati keok dari pasukan sekutu pasca-dua kotanya yaitu Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom, Jepang tetap saja tak bisa diremehkan dalam hal persenjataan perang.

Bahkan, negara matahari terbit ini bisa dikatakan sejajar dengan kekuatan militer Amerika Serikat dan berbagai negara Eropa saat itu. Berikut dijabarkan beberapa alat persenjataan canggih milik Jepang yang bisa diandalkan saat Perang Dunia II namun gagal disempurnakan seperti dilansir dari boombastis.com.

Kapal Perusak Shimakaze

Shimakaze merupakan kapal perang paling hebat yang dimiliki Jepang di era 1940-an. Namun, kapal yang diprediksi akan membuat pasukan sekutu hancur lebur ini justru tidak rampung dibuat seluruhnya. Kekacauan yang terjadi pada Perang Dunia II membuat penyelesaian pembuatan kapal ini molor.


Kapal Shimakaze (foto: enokie.dip.jp)

Kapal Shimakaze sebenarnya berhasil dibuat pada tahun 1943, namun kapal hebat itu ditenggelamkan sekutu sebagai aksi balas dendam atas penyerangan militer Jepang ke Pelabuhan Pearl Harbour.

Seandainya kapal ini berhasil disempurnakan, bukan mustahil Jepang bisa menjelma menjadi penguasa dunia. Ya, kapal ini memiliki persenjataan lengkap, termasuk 15 torpedo yang terpasang dengan sempurna, maupun meriam hingga senapan otomatis yang bsia ditembakkan kapan saja.

Nakajima G8N

Satu lagi alat tempur milik negeri matahari terbit yang sangat canggih di masa lalu. Ia adalah Nakajima G8N, yang merupakan pesawat pengebom generasi terbaru yang dimiliki oleh Jepang saat itu.


Nakajima G8N (foto: wikiwand.com)

Lagi-lagi pengembangan dari pesawat ini dilakukan pada tahun 1944, di mana saat itu pasukan sekutu sudah membombardir Jepang dengan sekuat tenaga. Sehingga produksi Pesawat Nakajima G8N dibatalkan.

Untuk diketahui, pesawat ini mampu melesat dengan jarak tempuh mencapai 3.200 km. Ia juga dapat mengangkut bom dengan bobot mencapai 3,6 ton. Pesawat ini hanya menjadi prototype pasca Jepang kehabisan bahan aluminium untuk membangun banyak pesawat.

Nakajima Kikka

Nakajima Kikka adalah prototype jet tempur pertama produksi Jepang. Jet tempur ini terinspirasi dari jet milik Jerman, Messerschmitt Me 262. Pemerintah Jepang kala itu menugaskan sebuah perusahaan bernama Nakajima untuk mendesain pesawat yang persis dan mengimpor sebagian onderdilnya dari Jerman.


Nakajima Kikka (foto: warthunder.com)

Namun sayang, onderdil itu tidak pernah sampai ke Jepang karena masalah tertentu, sehingga memaksa Jepang membuat beberapa onderdil dan mengujicobakan kembali Nakajima Kikka di tahun 1945. Ironisnya, percobaan tersebut kerap mengalami kegagalan. Alhasil, Jepang menyerah tanpa syarat setelah diterjang serangan bertubi-tubi oleh pasukan sekutu. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.