- Home
- Internasional
- Belum Dapat Kerjaan Usai Lulus, Seorang Anak di Malaysia Dipukuli Ayahnya Pakai Palu
Internasional
Belum Dapat Kerjaan Usai Lulus, Seorang Anak di Malaysia Dipukuli Ayahnya Pakai Palu
Rabu, 06 Mar 2019 15:38
PARIT BUNTAR - Seorang ayah (58) memukul putrinya
(24) dengan palu hingga korban terluka di bagian kepala, karena korban
belum mendapatkan pekerjaan meski sudah lulus program sarjana di Parit
Sungai Melan, Kuala Kurau, Malaysia.
Mengutip Utusan, Rabu (6/3/2019) pelaku yang baru pulang kerja memukuli korban saat dia sedang membaca Alquran dengan palu pemecah tembok.
Pejabat kepolisan setempat mengatakan bahwa ayah korban kesal karena putrinya belum juga mendapat pekerjaan meski sudah menjadi sarjana.
"Korban sedang membaca Alquran didatangi ayahnya yang baru pulang kerja, dan pelaku yang merupakan tukang bangunan tiba-tiba memukul kepala korban."
"Melihat korban terluka parah, pelaku melukai dirinya sendiri dengan membenturkan kepalanya ke tembok rumah dan membuatnya mendapat lima jahitan di kepala, selain retak tulang telapak tangan kiri," kata polisi.
Saat ini korban dirujuk ke Rumah Sakit Taiping untuk perawatan lebih lanjut sebelum dikirim ke Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun (HRPB) di Ipoh.
Sedangkan ayahnya sudah ditangkap polisi, namun masih mendapat perawatan di rumah sakit.
Sumber: okezone.com
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T