- Home
- Internasional
- Bentrok dengan Petani Bunga Poppy, 20 Aktivis Antinarkoba Terluka
Bentrok dengan Petani Bunga Poppy, 20 Aktivis Antinarkoba Terluka
Jumat, 26 Feb 2016 17:42
KACHIN – Penantian para petani bunga poppy di Myanmar akan musim panen yang sebentar lagi datang dirusak bentrokan dengan aktivis antinarkoba di Negara Bagian Kachin. Bunga poppy sendiri merupakan bahan dasar dari narkotika jenis opium.
Kelompok antinarkoba yang menamakan diri Pat Jasan menggunakan pendekatan garis keras untuk memberantas narkoba dan penyalahgunaannya. Narkoba merupakan masalah sosial yang punya dampak luas di negara bagian tersebut. Dalam beberapa aksinya, mereka menginjak-injak serta menghancurkan bunga poppy sehingga petani setempat marah.
Dalam beberapa bulan terakhir sejumlah bentrokan terjadi antara Pat Jasan dengan petani bunga poppy di Waingmaw, Kachin. Insiden terbaru, kedua pihak terlibat bentrokan pada Kamis 25 Februari 2016 dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak. Alhasil, 20 anggota Pat Jasan terluka.
Usai bentrokan, pemimpin kelompok yang didirikan Gereja Baptis Kachin itu meminta diadakan pertemuan dengan pemerintah daerah setempat. Aktivis Pat Jasan diduga marah karena sekira 200 pasukan keamanan yang seharusnya melindungi mereka tidak melakukan tugas dengan baik.
Menurut keterangan anggota Pat Jasan, saat sedang bernegosiasi dengan penjaga ladang, mereka diserang oleh sekelompok orang dengan granat tangan dan senjata api. Namun, pasukan keamanan tidak menghalau kelompok tersebut atau membantu mengevakuasi aktivis Pat Jasan hingga bentrokan berakhir.
"Kami curiga dengan mereka. Makanya, kami ingin mendengar alasan pemda terkait insiden tersebut," ujar salah satu pimpinan Pat Jasan U Tan Gong, seperti dilansir Asian Correspondent, Jumat (26/2/2016). Sementara itu, warga lokal berkumpul di luar Rumah Sakit Mytikina usai bentrokan untuk memprotes aksi kekerasan yang terjadi.
Myanmar adalah negara kedua terbesar penghasil opium di dunia setelah Afghanistan. Banyak petani di daerah-daerah miskin beralih untuk menanam opium di tengah kegagalan pemerintah mengurangi peredaran narkoba di Negara Tanah Emas. Ada dugaan militer menjadi beking dari transaksi narkoba yang bernilai miliaran dolar Amerika Serikat itu.
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe
Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII
Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiâ€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke