- Home
- Internasional
- Dukung Pemimpin Oposisi, Dubes Jerman Diminta Pergi dari Venezuela
Internasional
Dukung Pemimpin Oposisi, Dubes Jerman Diminta Pergi dari Venezuela
Kamis, 07 Mar 2019 11:42
PEMERINTAH Venezuela memerintahkan pengusiran terhadap Duta Besar Jerman Martin Kriener karena mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido yang terlibat pertarungan politik dengan Presiden Nicolas Maduro.
Pemerintah Venezuela menyatakan Dubes Martin Kriener diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan Venezuela karena dinilai melakukan campur tangan atas masalah dalam negeri Venezuela. Perintah itu datang setelah Kriener bertemu Guaido di Bandara Caracas pada Senin 4 Maret 2019 sekembalinya Guaido ke Venezuela.
Guaido, yang diakui oleh Amerika Serikat dan sekira 50 negara lain sebagai pemimpin sementara Venezuela, kembali dengan pesawat komersial menyusul lawatannya ke negara-negara Amerika Latin yang melanggar larangan perjalanan yang dikenakan pengadilan. Dalam sebuah kesempatan tidak lama setelah kembali, Guaido menyerukan agar Maduro dipecat.
Venezuela sendiri kini berada di tengah-tengah krisis kemanusiaan yang diperkirakan akan memburuk, ketika sanksi minyak dari AS menimbulkan kerugian besar terhadap ekonomi Venezuela.
Para pendukung Guaido berpendapat dipilihnya kembali Maduro pada tahun lalu, yang didukung oleh Rusia, tidak sah.
Sumber: okezone.com
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T