Jumat, 03 Jul 2026

Internasional

Duterte Mengaku Sepupunya Bergabung dengan Kelompok Teroris

Kamis, 05 Jan 2017 09:56
Reuters
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
MANILA-Fakta mengejutkan diungkap oleh Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte. Pria berusia 71 tahun itu mengaku beberapa sepupunya bergabung dengan kelompok teroris. Pria yang dikenal ceplas-ceplos itu bersumpah untuk menumpas sepupunya yang bergabung dengan kelompok teroris jika mereka saling bertemu.

"Terus terang, saya punya beberapa sepupu yang berlawanan, bersama dengan MI dan MN. Beberapa, saya dengar, bersama dengan ISIS," ucap Duterte, seperti dimuat Daily Mail, Kamis (5/1/2017). MI merujuk kepada Front Pembebasan Moro dan MN merujuk kepada Front Nasional Pembebasan Moro yang berafiliasi dengan ISIS.

Komentar tersebut dikeluarkannya setelah kelompok militan menyerang sebuah penjara di Kidapawan, Filipina Selatan. Tercatat, 158 orang narapidana (napi) berhasil melarikan diri. Kelompok militan tersebut juga membunuh seorang sipir penjara dan melukai satu orang napi. Sementara itu, setidaknya enam pelaku penyerangan tewas ditembak ketika polisi mengejar mereka.

Pemerintah Filipina kemudian mengerahkan pasukan gabungan yang terdiri dari polisi dan tentara beserta beberapa tank atau kendaraan tempur lapis baja untuk menelusuri hutan yang digunakan sebagai tempat persembunyian para pelaku. Diyakini, lebih dari 100 orang terlibat dalam penyerangan penjara tersebut.

Front Nasional Pembebasan Moro diyakini sebagai kelompok yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mendobrak masuk pada Rabu 4 Januari 2017 sekira pukul 01.00 dini hari waktu setempat. Di bawah komando pemimpin lokal dan menyandang persenjataan yang lengkap, mereka berhasil melumpuhkan 24 orang sipir penjara tersebut dengan mudah.

Penjara di distrik Cotabato Utara, Kidapawan tersebut diketahui menampung sekira 1.500 napi termasuk anggota Front Nasional Pembebasan Moro. Aksi tersebut merupakan serangan yang mengincar penjara untuk ketiga kalinya sejak 2007. MN sendiri memisahkan diri dari MI yang tengah melakukan negosiasi damai dengan pemerintah Filipina. (okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor