- Home
- Internasional
- Ilmuwan temukan rahasia gelap kuburan massal ratusan tahun lalu di Peru
Internasional
Ilmuwan temukan rahasia gelap kuburan massal ratusan tahun lalu di Peru
Sabtu, 28 Apr 2018 13:23
Sisa-sisa kerangka 140 anak-anak dan 200 bayi ilamas, hewan mirip unta berasal dari Amerika Selatan, ditemukan di pantai utara Peru. Ini mungkin jadi bukti terbesar dalam pengorbanan anak terbesar sepanjang sejarah.
Dalam laporan yang diterbitkan National Geographic pada Kamis (26/4), menuliskan pengorbanan ini diyakini telah terjadi 550 tahun yang lalu di Kekaisaran Chim pra-Kolumbia, di sebuah situs kurban yang sebelumnya dikenal sebagai Huanchaquito-Las Llamas, dekat dengan situs Warisan Dunia UNESCO Chan Chan, di kota modern Trujillo.
Foto yang dirilis National Geographic menunjukkan lebih dari selusin tubuh yang diawetkan terkubur di pasir kering selama lebih dari 500 tahun.
Anak-anak itu diperkirakan berusia antara 5 hingga 14 tahun. Sedangkan kerangka bayi ilamas diperkirakan berusia kurang dari 18 bulan.
"Sisa-sisa kerangka itu menunjukkan adanya bukti sayatan besar di dada serta patah tulang rusuk pada anak-anak dan hewan," kata laporan itu, dikutip dari CNN, Minggu (28/4).
Kemungkinan ritual itu dilakukan untuk mengambil jantung mereka. Bukti memperlihatkan bagian tulang dada mereka yang telah robek.
Bukti lain menunjukkan jika wajah anak-anak itu diolesi cinnabar, bebatuan berwarna merah bata yang pada zaman kuno digunakan sebagai pengobatan.
"Hal yang sama juga ditemukan pada wajah ilamas," kata laporan itu.
Menurut National Geographic, kerangka anak-anak itu dikubur menghadap ke barat, ke arah laut. Sedangkan bayi-bayi ilamas dikubur menghadap ke timur, menuju puncak Andes yang tinggi.
Berdasarkan bukti dari lapisan lumpur kering, laporan menyatakan percaya bahwa semua pengorbanan manusia dan hewan terjadi pada saat yang sama.
Laporan juga menyebutkan soal temuan tiga orang dewasa yang ditemukan memiliki trauma di kepala. Ilmuwan terkemuka percaya bahwa mereka juga merupakan bagian dari pengorbanan.
Sejak pertama pertama kali ditemukan pada 2011, situs itu menjadi berita utama setelah penemuan 42 kerangka anak dan 76 ilamas selama penggalian.(Merdeka.com) Internasional
3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing
Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP
Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l
Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal
BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D
Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk
Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta