Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Indonesia Kirim Bantuan Senilai USD1 Juta untuk Pengungsi Palestina di Yordania

Internasional

Indonesia Kirim Bantuan Senilai USD1 Juta untuk Pengungsi Palestina di Yordania

Kamis, 07 Mar 2019 16:22
okezone.com
Menlu Retno Marsudi berfoto bersama Komisioner Jenderal UNWRA di Amman, Yordania.

AMMAN – Indoneisa memberikan bantuan sebesar USD 1 juta atau setara Rp14 juta kepada pengungsi Palestina yang berada di Amman, Yordania.

Pemberian bantuan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada Bada Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina atau UNWRA.

Bantuan kemanusiaan diberikan untuk membantu kebutuhan makanan dan kesehatan bagi para pengungsi.

Retno menyampaikan bahwa kontribusi Indonesia tersebut menunjukan kebersamaan dan komitmen Indonesia untuk terus membantu rakyat Palestina.

"Isu Palestina ada di jantung politik luar negeri Indonesia, dan menjadi perhatian dan keprihatinan rakyat Indonesia," kata dia dalam pernyataan.

Kunjungi Kamp Pengungsi

Retno juga mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Amman, Yordania, untuk bertemu dengan para siswa dari Sekolah New Amman Camp.

"Jangan pernah menyerah, jaga semangatmu dan Insyaallah semuanya akan lebih baik di masa datang," kata Retno kepada para siswa Palestina.

Sekolah New Amman Camp merupakan salah satu dari 171 sekolah yang didirikan di berbagai kamp pengungsi Palestina di Yordania untuk memenuhi kebutuhan sekitar 121 ribu pelajar.

Dengan dukungan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia, UNRWA juga telah menyediakan antara lain 25 pusat kesehatan, 10 pusat rehabilitasi berbasis masyarakat, dan 14 pusat program perempuan untuk mengakomodasi kebutuhan dasar para pengungsi.

Di kamp pengungsi tersebut saat ini terdapat lebih dari 78 ribu orang pengungsi Palestina. New Amman Camp merupakan salah satu dari 10 kamp yang tersebar di Yordania, di mana sekitar 370 ribu orang pengungsi Palestina lama menetap.

Secara total, terdapat lebih dari 2 juta pengungsi Palestina yang berada di wilayah Yordania. Sebagian besar mengungsi pasca Nakba, yaitu eksodus sekitar 700 ribu warga Palestina setelah meletusnya Perang Arab-Israel pada 1948.


Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.