Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

Kampanye Trump kembali diwarnai bentrokan

Minggu, 29 Mei 2016 10:47
BBC Indonesia
Donald Trump
Kembali terjadi bentrokan antara pendukung dan penentang calon presiden dari Partai Republik Donald Trump di California.

Polisi menyatakan kerumunan di luar pusat konvensi San Diego itu tidak sah dan melakukan 35 penangkapan.

Terjadi pelemparan batu dan botol air minum dalam bentrokan itu.

Trump berada di kota dekat perbatasan Meksiko itu untuk melakukan sebuah rapat akbar rasa menjelang pemilihan pendahuluan California, 7 Juni mendatang.

Dia telah bertekad untuk membangun dinding pemisah sepanjang perbatasan untuk mencegah imigran ilegal.

Bentrokan meletus saat pusat konvensi dikosongkan menyusul rapat akbar Trump, lalu pendukung dan penentang yang bertemu di jalanan saling mencemooh dan mengejek satu sama lain.

Puluhan polisi anti huru hara dikerahkan untuk memisahkan mereka.

Sejumlah pengunjuk rasa menaiki tembok pusat konvensi untuk melempari polisi dengan botol-botol air.

Sepertiga penduduk San Diego adalah kaum Latino dan ratusan ribu orang melintasi perbatasan Meksiko secara setiap setiap harinya.

Trump memuji polisi melalui twitter setelah acara: "Langkah yang fantastis dalam menangani preman yang mencoba mengganggu acara kami yang sangat damai itu."

Trump akan menang tanpa lawan di California setelah rival dari Partai Republik menarik diri dan dia telah mencapai jumlah delegasi yang dibutuhkan untuk mengamankan nominasi, yang akan diformalkan dalam Konvensi Partai Republik mendatang.

Para penentangnya menuding Trump membuat Amerika lebih berbahaya.
pendukung Trump

Para pendukungnya meyakinui, Donald Trump akan membuat Amerika 'kembali hebat.'
Menolak debat

Sebelumnya pada hari Jumat, Trump menolak tawaran untuk berdebat dengan kandidat Demokrat Bernie Sanders.

"Kendati saya ingin berdebat dengan Bernie Sanders - dan itu akan merupakan hal yang sangat gampang- Saya akan menunggu untuk berdebat dengan yang menjadi peringkat pertama di Partai Demokrat, mungkin Hillary Clinton yang curang itu, atau siapa pun," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Sanders mengatakan kepada wartawan pada kampanyenya bahwa ia berharap Trump akan berubah pikiran.

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.