Senin, 04 Mei 2026

internasional

Kasur Picu Kebakaran Sel di Venezuela, 5 Tahanan Tewas

Kamis, 29 Mar 2018 11:48
Liputan6.com

Carabobo - Kebakaran melanda sebuah kantor polisi di Kota Valencia, Negara Bagian Carabobo, Venezuela. Sedikitnya lima narapida tewas dalam sel tahanan di sana.

Beberapa laporan media Venezuela menyebutkan bahwa puluhan tahanan kemungkinan meninggal karena menghirup asap beracun akibat kebakaran tersebut. Kendati demikian, belum dapat dipastikan jumlah korbannya.

Seperti dikutip dari BBC, Kamis (29/3/2018), api dilaporkan muncul setelah tahanan ricuh dan membakar kasur untuk kabur dari tahanan.

Sementara itu, petugas kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan sanak keluarga yang mengepung kantor polisi dan mencoba menerobos masuk.

Pejabat salah satu negara bagian Venezuela, Jesus Santander, mengonfirmasi bahwa ada seorang polisi ditembak. Ia juga mengatakan bahwa pemadam kebakaran telah berhasil menjinakkan kobaran api.

Santander menuturkan bahwa kini dokter forensik tengah mengevaluasi jumlah korban meninggal.

Sebelumnya pada September 2015, sebanyak 17 orang dilaporkan tewas terpanggang akibat kebakaran di salah satu penjara di Lembaga Pemasyarakatan Venezuela Tengah Tocuyito, Negara Bagian Carabobo. Sementara, 11 orang lainnya terluka.

Menurut keterangan Kejaksaan Tinggi Venezuela, korban tewas terdiri dari delapan perempuan dan sembilan laki-laki. Sampai saat ini, Otoritas Venezuela belum merilis penyebab dari kebakaran tersebut.

Meski belum ada pernyataan resmi penyebab kebakaran, beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat Venezuela telah mengeluarkan laporan terkait insiden tersebut. Dari keterangan Lembaga HAM, Window to Freedom, si jago merah  mengamuk akibat kerusakan pada jaringan listrik.

"Ini akibat kelalain pihak berwenang. Mereka tidak membuat kondisi penjara memadai," ucap Direktur Window to Freedom, Carlos Nieto, pada 1 September 2015.

Bukan hanya itu, Nieto mengungkap kondisi penjara di Venzuela sudah harus diperbaiki. Sebab, banyak penjara yang kelebihan kapasitas narapidana.

Dia menyebut, jumlah narapidana yang ada di negara ini sekitar 55 ribu orang. Sementara penjara hanya dapat menampung sepertiga dari estimasi tersebut.

Kerusuhan serta tindak kejahatan yang berujung kematian di penjara merupakan hal umum di Venzuela. Data dari beberapa LSM internasional menyebut peredaran senjata dan narkotika di dalam penjara merupakan pangkal dari masalah ini.

(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 03 Mei 2026 16:50

    May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi

    JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:39

    Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi

    )JAKARTA �" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:16

    Empat Pelaku Perampokan Maut di Pekanbaru Diringkus di Aceh Tengah dan Binjai

    PEKANBARU  - Pelarian empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang lansia di Kecamatan Rumbai berakhir di tangan polisi. Tim gabungan Resimen Mobil Kejahatan dan Kekera

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:39

    7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!

    TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:37

    Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan

    TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.