Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

Kim Jong-un terima undangan Trump ke AS usai KTT

Rabu, 13 Jun 2018 10:57
Merdeka.com
Kim Jong-un bersalaman dengan Trump.

Korea Utara menyambut baik KTT yang berlangsung kemarin di Singapura antara pemimpinnya Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Negara tersebut menyebut bahwa pertemuan bersejarah itu adalah tanda berakhirnya permusuhan AS dan Korut selama ini.

Kedua pemimpin negara dipertemukan di Hotel Capella, Pulau Sentosa untuk membahas beberapa kesepakatan termasuk penyelesaian denuklirisasi Korut. Di hadapan media, keduanya tampak menebar senyum dan berjabat tangan dengan ramah.

Pertemuan ini terbilang berhasil, mengingat ketegangan antara kedua negara yang menguat sebelumnya. Bahkan, undangan Trump kepada Kim untuk mengunjungi AS pun disambut positif oleh pemimpin negara Korut.

"Kim Jong-un mengundang Trump untuk mengunjungi Pyongyang jika waktunya sudah tepat, dan Trump pun menyampaikan undangan serupa agar Kim berkunjung ke AS," demikian dilaporkan media pemerintah Korut, KCNA, dikutip dari the Guardian, Rabu (13/6).

"Dua pemimpin tersebut dengan senang hati menerima undangan satu sama lain. Keduanya yakin bahwa kunjungan tersebut akan bermanfaat dan memberikan kesempatan lain untuk meningkatkan hubungan Korut dan AS," tambah pernyataan itu.

Sebagaimana diketahui, dari hasil pertemuan keduanya, telah terbit empat poin kesepakatan yang ditandatangani oleh kedua pemimpin. Kesepakatan tersebut antara lain:

1. Amerika Serikat dan Korea Utara berkomitmen menjalin hubungan sesuai dengan keinginan rakyat di kedua negara demi perdamaian dan kesejahteraan.

2. Kedua negara akan bersama-sama membangun perdamaian abadi di Semenanjung Korea

3. Menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom 27 April 2018, Korea Utara berkomitmen merampungkan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

4. AS dan Korea Utara berkomitmen mengembalikan sisa-sisa tahanan perang, termasuk langkah segera untuk memulangkan tahanan yang sudah diidentifikasi.


(Merdeka.com)

Dokumen itu juga menyatakan proses perundingan yang dipimpin Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan pejabat tinggi Korut akan dilaksanakan dalam waktu segera untuk mewujudkan hasil pertemuan di Singapura.
Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.