- Home
- Internasional
- Liga Arab Serukan Penyelidikan Atas Serangan Kimia di Suriah
Internasional
Liga Arab Serukan Penyelidikan Atas Serangan Kimia di Suriah
Senin, 16 Apr 2018 12:08
"Kami menekankan kecaman mutlak kami terhadap penggunaan senjata kimia terhadap rakyat Suriah dan kami meminta dilakukannya penyelidikan internasional independen untuk menjamin penerapan hukum internasional terhadap siapa saja yang terbukti menggunakan senjata kimia," demikian pernyataan gabungan dari negara-negara anggota Liga Arab yang menghadiri KTT ini, seperti dilansir Reuters, Senin (16/4/2018).
Pernyataan KTT Liga Arab itu juga menekankan perlunya solusi politik untuk konflik Suriah yang telah melibatkan banyak pihak.
Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), menyatakan telah memiliki bukti bahwa serangan kimia itu didalangi rezim Suriah. Pada Sabtu (14/4) dini hari waktu setempat, AS bersama Inggris dan Prancis melancarkan serangan rudal ke sejumlah fasilitas senjata kimia Suriah.
Saudi dan sekutunya menyatakan dukungan bagi serangan rudal yang dilancarkan AS, Inggris dan Prancis itu.
Rezim Suriah telah menyangkal menggunakan atau memiliki senjata kimia. Rezim Presiden Bashar al-Assad juga mengecam serangan AS bersama Inggris dan Prancis itu sebagai 'aksi agresi'.
Selama tiga tahun terakhir, rezim Assad mendapat bantuan militer dari Rusia dan Iran. Bantuan ini dinilai banyak membantu rezim Assad untuk memerangi pemberontak yang ingin melengserkannya. Komunike atau pernyataan gabungan dari KTT Liga Arab ini menyerukan sanksi internasional lebih banyak terhadap Iran. Komunike itu juga meminta Iran untuk menarik milisinya dari Suriah dan Yaman.
"KTT mengecam intervensi Iran terhadap urusan dalam negeri negara-negara Arab, baik dengan mengobarkan perselisihan sektarian atau mengerahkan milisi ke negara-negara Arab seperti Lebanon, Irak dan Yaman, dan diam-diam melindungi teroris Al-Qaeda," sebut Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, dalam konferensi pers.
Iran telah menyangkal tudingan itu dan menolak kecaman yang diarahkan kepadanya dengan menyebutnya dipicu oleh tekanan Saudi. "Bayang-bayang kebijakan Saudi yang menghancurkan terlihat jelas dalam pernyataan akhir KTT itu," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi, seperti dikutip media nasional Iran.
(detik.com) Internasional
TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua
Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara
Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be
Wako Pekanbaru Sampaikan Rekomendasi dalam Rakernas APEKSI ke-18, Program MBG Tetap Dilanjutkan
PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berlanjutkan karena program stategis ini bukan hanya untuk memenuhi gizi anak.Namun juga berdampak kepada sendi perekonomian.Hal ini menjadi
VIRAL Aipda Yudhie Tewas saat Lawan Bandar Narkoba di Kalteng: Bareskrim Polri Turun ke Lokasi
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun tangan untuk menyelidiki kasus gugurnya Aipda Yudhie Perdana Putra, anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam oper
Terkini, Daftar 7 Tersangka Kasus Korupsi MBG
Kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berkembang. Penyidik menetapkan Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Irwan Mahardan sebagai tersangka baru. Sehingga jumlah ters