Kamis, 30 Apr 2026

Lima Tokoh Berpengaruh di Pakistan

Selasa, 16 Feb 2016 16:19
(Foto: Wikimedia)
Lima tokoh berpengaruh di Pakistan

Pakistan, sebuah negara yang mayoritasnya adalah pemeluk agama Islam, pada awalnya negara ini menjadi bagian dari India, namun karena perjuangan tanpa henti dari rakyatnya, maka Pakistan dapat mendeklarasikan kemerdekaan dan menjadi negara berdaulat.

Setiap negara pasti memiliki tokoh yang dianggap paling berpengaruh dan karena tema kali ini adalah Pakistan, maka Okezone akan merangkum lima tokoh berpengaruh di negara tersebut.

  • Muhammad Ali Jinnah

Muhammad Ali Jinnah lahir pada 25 Desember 1876 di Karachi, Pakistan dan ia adalah tokoh yang memimpin Pakistan keluar dari wilayah India sehingga menjadi sebuah negara berdaulat.

Awal mula karir politiknya, adalah ketika ia mulai menimba ilmu hukum di Inggris. Pada Juni 1893 ia bergabung dengan firma hukum Lincoln Inn, yang sering membantu para mahasiswa hukum untuk lebih dapat mendalami teori-teori hukum.

Setelah selama beberapa tahun ia mempelajari hukum di Inggris, Jinnah mendengar berita buruk yaitu istri dan ibunya meninggal dunia, namun dengan tekad yang kuat ia terus berusaha menyelesaikan pendidikan hukumnya. Usahanya tidak sia-sia karena pada Mei 1896 ia akhirnya lulus ujian dan menjadi sarjana hukum.

Ketika ia menerima gelar sarjananya ia kembali pindah ke India untuk menjadi seorang pengacara disana, dari sinilah ia mulai tertarik dengan politik yang dimana ia mengatakan bahwa ranah politik lebih menarik daripada hukum.

Jinnah sempat menjadi seorang anggota Konggres dan selama beberapa kali ia berpindah dari satu partai ke partai lain di India. Namun, momentum yang paling penting terjadi pada 1939 ketika Jinnah berpikir bahwa warga Muslim di India membutuhkan negaranya sendiri.

Ia percaya dengan adanya negara khusus Muslim maka ia dapat menjaga tradisi dan sistem politik dalam Islam, tanpa pengaruh dari mayoritas Hindu yang ada di negara India.

Pada 1940 di pertemuan Liga Muslim di Lahore, Jinnah mengusulkan pemisahan diri dari India dan menciptakan negara Pakistan yang konstitusi negaranya didominasi oleh para warga Muslim.

Dibutuhkan perjuangan selama beberapa tahun, hingga Inggris mengirimkan utusan ke India yang meminta negara tersebut dibagi menjadi tiga teritori. Teritori pertama didominasi dengan mayoritas pemeluk Hindu, yang kedua didominasi dengan Muslim dan yang ketiga adalah negara dengan mayoritas Muslim yang berbeda pahamnya dengan teritori kedua.

Pada 14 Agustus 1947, teritori kedua akhirnya sepenuhnya menjadi merdeka dan menjadi negara Pakistan, keesokan harinya Jinnah disumpah menjadi Jendral Gubernur Pakistan. Ia diangkat menjadi Presiden Pakistan tidak lama sebelum ia meninggal dunia.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.