Kamis, 30 Apr 2026

Internasional

Malaysia Tuntut Goldman Sachs Bayar 7,5 Miliar Dolar Terkait 1MDB

Sabtu, 22 Des 2018 16:15
Detik.com
Kuala Lumpur - Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng menuntut agar Goldman Sachs membayar USD 7,5 miliar dalam reparasi atas hubungannya dengan dana negara 1MDB yang dilanda skandal. Tuntutan itu disebut menambah kesengsaraan dari salah satu raksasa Wall Street tersebut.

Dilansir dari AFP, Sabtu (22/12/2018), Goldman menghadapi sorotan yang semakin meningkat atas hubungannya dengan 1MDB karena bank membantu mengatur tiga masalah obligasi senilai USD 6,5 miliar untuk kendaraan investasi.

Malaysia minggu ini mengajukan tuntutan pidana terhadap bank dan dua mantan karyawannya. Mereka dituduh mengambil bagian dalam skema untuk mencuri uang dalam jumlah besar sambil mengumpulkan uang tunai dari pendanaan tersebut.

Lim Guan Eng mengatakan kepada Financial Times bahwa Goldman harus mengembalikan USD 6,5 miliar yang diangkat dalam penerbitan obligasi. Dia juga mengatakan perusahaan itu harus menambah pembayaran USD 1 miliar untuk menutupi biaya yang mereka peroleh ditambah pembayaran bunga obligasi.

"Kami tidak hanya melihat biaya (penerbitan) dan penerbitan (volume) saja. Kami mencari jumlah yang jauh lebih besar," kata Lim.

Goldman sendiri mengatakan bakal melawan tuduhan yang diajukan oleh Malaysia dan menyatakan para anggota pemerintah sebelumnya di Kuala Lumpur serta karyawan 1MDB berbohong kepada mereka. Goldman mencatat, sebagaimana dilaporkan Financial Times, sebagian besar uang yang dihimpun dalam masalah obligasi dicuri untuk kepentingan anggota pemerintah Malaysia dan rekan mereka.

Mantan bankir Goldman yang disebutkan dalam dakwaan Malaysia adalah Tim Leissner. Dia bekerja sebagai ketua Asia Tenggara, dan mantan direktur pelaksana Ng Chong Hwa. Ng muncul di hadapan pengadilan Kuala Lumpur pada hari Rabu dan mengaku tidak bersalah.

Dia juga telah didakwa di AS, dan pejabat Amerika mencari ekstradisinya. Sementara Leissner telah didakwa di AS dan dinyatakan bersalah.

Malaysia kini menuntut buronan pemodal, Low Taek Jho alias Jho Low, yang diduga dalang penipuan 1MDB, dengan dakwaan baru minggu ini. Dia mempertahankan kepolosannya.




(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.