Minggu, 28 Jun 2026

Internasional

Menlu: Melindungi WNI di Luar Negeri Bukan Perkara Mudah

Sabtu, 08 Des 2018 09:48
okezone.com

JAKARTA - Persentase penyelesaian kasus WNI di luar negeri terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi pada Malam Penganugerahan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2018 pada, Jumat, 7 Desember 2018.

Menlu mengatakan, selama empat tahun terakhir, banyak kejadian yang terjadi dalam hal perlindungan WNI di luar negeri, baik kasus yang sudah pernah dihadapi maupun yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Seberapa sulitnya kasus-kasus tersebut, haruslah tetap dihadapi dengan respons dan penyelesaian yang baik.

Retno menjabarkan kasus-kasus yang akhir-akhir ini dihadapi, di antaranya ialah masalah evakuasi Yaman, proses perdagangan manusia, kasus anak buah kapal Indonesia, maupun kasus-kasus dari dampak politik yang terjadi di negara lain.

Menurut data, terdapat 73.180 kasus dalam empat tahun terakhir. Keberhasilan atas penyelesaian kasus perlindungan WNI di luar negeri pun mengalami peningkatan. Pada tahun 2015, presentase keberhasilan atas penanganan kasus perlindungan WNI di luar negeri mencapai 64 persen, sedangkan pada tahun 2018 sudah mencapai 82 persen.

"Untuk kasus yang belum selesai, memanglah kasus yang berat dan butuh waktu dalam hal penanganannya." ujar Menlu Retno.

Menurutnya, capaian atas keberhasilan ini merupakan kerja bersama sebagai warga negara Indonesia, karena itu ia sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, terutama kepada 19 penerima penghargaan Hassan Wirajuda 2018.

Ia juga tidak lupa mengatakan bahwa kasus-kasus yang menimpa WNI ini merupakan sebuah isu kemanusiaan, karena itu berbagai pihak yang turut campur tangan mencoba menanganinya dengan mengutamakan profesionalitas.

"Amanah kemanusiaan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia di luar negeri bukanlah perkara yang mudah, bagi Kemenlu sendiri menjalankan amanah sebesar itu mungkin tidak dapat dilakukan," ujarnya.

"Menyelesaikan masalah sendiri bukanlah suatu opsi, sebaliknya melibatkan semua pihak secara inklusif ialah sebuah keniscayaan," tambahnya.

Baru-baru ini Menlu RI melihat bahwa acara ini telah menjadi showcase indahnya keberagaman, sangat berbeda dengan penglihatannya pada 2015 yang hanya mengharapkan acara ini dapat membangun, memberikan pengakuan atas jasa para penerima penghargaan serta mengucapkan terimakasih atas peran besar mereka dalam hal melindung WNI di luar negeri.

Hal ini bisa dilihat dari keberagaman suku, agama, profesi, ras, bahkan kewarganegaraan yang ada pada para penerima penghargaan.

"Walaupun berbeda, mereka semua disatukan dalam satu dorongan yang sama yaitu dorongan kemanusiaan dan kecintaan kepada Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa keberagaman merupakan sesuatu yang harus dirawat, aset yang harus dijaga, termasuk dalam hal perlindungan WNI di luar negeri. " tuturnya.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.