Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Mumi Diduga Mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi Ditemukan di Teheran

Internasional

Mumi Diduga Mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi Ditemukan di Teheran

Rabu, 25 Apr 2018 11:54
okezone.com
Reza Shah Pahlavi saat penobatannya.

TEHERAN – Jasad mendiang Pemimpin Iran Reza Shah Pahlavi yang dimumifikasi telah ditemukan dalam sebuah penggalian di sebuah kuil Syiah di selatan Iran.

Pahlavi berkuasa di Iran selama Perang Dunia II sebelum digantikan oleh putranya, Shah Iran terakhir, Mohammad Reza Pahlavi pada 1941. Reza Shah Pahlavi meninggal dunia pada 1944 dan dimakamkan di sebuah mausoleum yang kemudian dihancurkan oleh Pemerintah Revolusi Iran. Jasad Reza Shah Pahlavi tidak pernah ditemukan di dalam puing-puing mausoleum dan hilang selama beberapa dekade.

Kepala Komite Pariwisata dan Peninggalan Budaya Dewan Kota Teheran , Hassan Khalilabadi mengatakan kepada kantor berita IRNA bahwa ada kemungkinan jasad yang ditemukan di Kuil Syiah Abdul Azim adalah jasad Reza Pahlavi. Pihak berwenang mengatakan, mereka akan melakukan tes DNA untuk mengonfirmasi bahwa jasad tersebut memang jasad Pahlavi.

Keturunan Shah Iran, cucu Reza Pahlavi mengatakan bahwa dia mengikuti dengan seksama laporan mengenai penemuan tersebut. Dia juga mengingatkan Pemerintah Iran untuk transparan dalam menangani jasad tersebut.

Namun, juru bicara dari Kuil Shah Abdol Azim mengatakan bahwa jasad yang ditemukan bukanlah jasad Pahlavi.

"Semua rumor di media sosial yang mengklaim tubuh mumi ini milik Reza Shah salah dan tidak memiliki kebenaran apa pun," ujarnya sebagaimana dilansir RT, Rabu (25/4/2018).

Pahlavi mengambil alih kekuasaan Iran pada 1920 sebelum dipaksa melepaskan tahta untuk putranya pada 1941. Pahlavi yang lebih muda kemudian mengonsolidasikan kekuasaannya dalam kudeta yang didukung Amerika Serikat untuk menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh yang terpilih secara demokratis pada 1953.

Para anggota dinasti Pahlavi telah menjadi tokoh kultus di Iran setelah sejumlah protes anti-rezim digelar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2017, para demonstran dilaporkan mendengar slogan-slogan berteriak mendukung "Reza Shah" selama protes yang meluas untuk menentang para pemimpin ulama Iran.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor