Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Mumi Diduga Mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi Ditemukan di Teheran

Internasional

Mumi Diduga Mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi Ditemukan di Teheran

Rabu, 25 Apr 2018 11:54
okezone.com
Reza Shah Pahlavi saat penobatannya.

TEHERAN – Jasad mendiang Pemimpin Iran Reza Shah Pahlavi yang dimumifikasi telah ditemukan dalam sebuah penggalian di sebuah kuil Syiah di selatan Iran.

Pahlavi berkuasa di Iran selama Perang Dunia II sebelum digantikan oleh putranya, Shah Iran terakhir, Mohammad Reza Pahlavi pada 1941. Reza Shah Pahlavi meninggal dunia pada 1944 dan dimakamkan di sebuah mausoleum yang kemudian dihancurkan oleh Pemerintah Revolusi Iran. Jasad Reza Shah Pahlavi tidak pernah ditemukan di dalam puing-puing mausoleum dan hilang selama beberapa dekade.

Kepala Komite Pariwisata dan Peninggalan Budaya Dewan Kota Teheran , Hassan Khalilabadi mengatakan kepada kantor berita IRNA bahwa ada kemungkinan jasad yang ditemukan di Kuil Syiah Abdul Azim adalah jasad Reza Pahlavi. Pihak berwenang mengatakan, mereka akan melakukan tes DNA untuk mengonfirmasi bahwa jasad tersebut memang jasad Pahlavi.

Keturunan Shah Iran, cucu Reza Pahlavi mengatakan bahwa dia mengikuti dengan seksama laporan mengenai penemuan tersebut. Dia juga mengingatkan Pemerintah Iran untuk transparan dalam menangani jasad tersebut.

Namun, juru bicara dari Kuil Shah Abdol Azim mengatakan bahwa jasad yang ditemukan bukanlah jasad Pahlavi.

"Semua rumor di media sosial yang mengklaim tubuh mumi ini milik Reza Shah salah dan tidak memiliki kebenaran apa pun," ujarnya sebagaimana dilansir RT, Rabu (25/4/2018).

Pahlavi mengambil alih kekuasaan Iran pada 1920 sebelum dipaksa melepaskan tahta untuk putranya pada 1941. Pahlavi yang lebih muda kemudian mengonsolidasikan kekuasaannya dalam kudeta yang didukung Amerika Serikat untuk menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh yang terpilih secara demokratis pada 1953.

Para anggota dinasti Pahlavi telah menjadi tokoh kultus di Iran setelah sejumlah protes anti-rezim digelar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2017, para demonstran dilaporkan mendengar slogan-slogan berteriak mendukung "Reza Shah" selama protes yang meluas untuk menentang para pemimpin ulama Iran.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 03 Mei 2026 16:50

    May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi

    JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:39

    Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi

    )JAKARTA ï¿½" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:16

    Empat Pelaku Perampokan Maut di Pekanbaru Diringkus di Aceh Tengah dan Binjai

    PEKANBARU  - Pelarian empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang lansia di Kecamatan Rumbai berakhir di tangan polisi. Tim gabungan Resimen Mobil Kejahatan dan Kekera

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:39

    7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!

    TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:37

    Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan

    TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.