- Home
- Internasional
- Najib Razak: Mahathir Belum Tentu Gantikan Dirinya Jadi PM Malaysia
Internasional
Najib Razak: Mahathir Belum Tentu Gantikan Dirinya Jadi PM Malaysia
Kamis, 10 Mei 2018 14:42
KUALA LUMPUR – Pimpinan Aliansi Barisan Nasional, Najib Razak ragu mantan mentornya Mahathir Mohamad akan menjadi perdana menteri Malaysia, menggantikan dirinya menyusul kemenangan Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir dalam pemilihan umum.
Dalam pidatonya di Putra World Trade Center, Kuala Lumpur, Najib mengatakan, dirinya telah menerima "putusan dari rakyat" dalam pemilihan umum yang berakhir dengan kemenangan oposisi pimpinan Mahathir. Meski begitu, karena tidak ada satu partai pun yang memperoleh suara mayoritas di parlemen, penunjukan perdana menteri akan diserahkan pada monarki konstitusional Malaysia.
"Barisan berkomitmen untuk menghormati prinsip-prinsip Parlemen. Tetapi karena tidak ada satu pun partai yang mencapai mayoritas sederhana, Agong akan membuat keputusan tentang siapa yang akan menjadi perdana menteri," kata Najib sebagaimana dilansir The Star, Kamis (10/5/2018).
Hasil pemilihan menunjukkan bahwa Pakatan Harapan memperoleh 113
kursi dari 222 kursi di parlemen yang berarti memenuhi jumlah yang
dibutuhkan untuk menjadi mayoritas. Tetapi, Pakatan Harapan tidak
terdaftar secara resmi sebagai koalisi dan partai dengan suara terbanyak
dalam aliansi itu adalah Parti Keadilan Rakyat (PKR) pimpinan istri
dari tokoh oposisi yang kini mendekam di penjara, Anwar Ibrahim.
Beberapa pengamat politik mengatakan, jika skenario tersebut terjadi, maka kemungkinan Wan Azizah Wan Ismail, istri dari Anwar-lah yang akan menjadi perdana menteri. Pilihan lainnya, Najib bisa mengatakan bahwa partainya United Malay National Organisation (UMNO) memiliki kursi terbanyak dan dia diberikan kesempatan untuk berkuasa sebagai pemerintahan minoritas.
UMNO mendapatkan 54 kursi sementara PKR mendapatkan 42 kursi.
Najib mengakhiri pidatonya dengan mengatakan bahwa Barisan Nasional akan tetap menjalankan kewajibannya dan mandat dari 79 kursi yang diperoleh aliansi itu di parlemen. Dia juga menyampaikan terima kasihnya pada semua anggota aliansi.
"Ke 79 kursi yang kami menangkan adalah amanat tanggung jawab besar."
"Kami akan melaksanakan tanggung jawab kami sehingga rakyat dapat lebih mempercayai Barisan di masa depan," ujarnya.
Sementara itu Mahathir telah mengatakan bahwa dirinya telah dihubungi oleh Istana Negara dan Raja Malaysia akan menandatangani surat penunjukannya hari ini. Pria berusia 92 tahun itu masih menunggu pengumuman resmi hasil pemilihan dari komisi pemilu Malaysia.
(okezone.com)
Internasional
3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing
Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP
Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l
Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal
BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D
Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk
Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta