Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

PKS Desak RI Seret Penembak Paramedis Palestina ke Internasional

Rabu, 06 Jun 2018 14:25
Istimewa
Jakarta - Penembakan tentara Israel yang menewaskan paramedis Palestina, Razan al-Najjar mendapat kecaman dari DPR RI. Anggota Komisi I DPR Sukamta meminta Indonesia berpartisipasi dalam menyeret pelaku penembakan itu ke Pengadilan Kriminal Internasional.

"Saya menyerukan bangsa Indonesia untuk mendorong dunia internasional menyeret para pelaku kejahatan perang Israel terhadap warga Palestina ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC)," ujar Sukamta kepada wartawan, Rabu (6/6/2018).

Sukamta menegaskan, tindakan Israel yang membunuh Najjar sangat di luar batas. Terlebih kematian paramedis itu terjadi di saat demo, bukan perang.

"Karena gugurnya paramedis Najjar akibat tembakan tentara Israel jelas telah melanggar Konvensi Jenewa tahun 1949. Terlebih lagi konteks peristiwa bukan sedang perang, hanya demonstrasi warga Palestina yang menuntut hak tempat tinggal mereka," ucap Sukamta.

Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS itu menyebut, dalam Konvensi Jenewa 1949, paramedis mendapat perlindungan hukum untuk menyelamatkan korban yang terluka dalam konflik. Pasal 24 Konvensi Jenewa 1949, kata Sukamta, menyebutkan bahwa paramedis yang melakukan pencarian, pengumpulan, atau perawatan luka-luka, harus mendapat perlindungan khusus.

"Kejadian ini menjadi bukti kebrutalan dan kebiadaban penjajah Israel yang tidak peduli kemanusiaan dan menghalalkan segala cara. Tidak beradab sama sekali, semua peraturan dunia internasional diabaikan demi melanggengkan penjajahannya," ucap Sekretaris Fraksi PKS itu.

"Israel yang tidak beradab layak dikucilkan dari pergaulan negara-negara beradab civilized world," imbuh Sukamta.

(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.