Kamis, 02 Jul 2026

Internasional

Pasukan Israel Tembak Mati 58 Warga Palestina, Inggris Prihatin

Selasa, 15 Mei 2018 10:18
(Foto: Reuters)
tentara-tentara Israel di Jalur Gaza
London - Pemerintah Inggris prihatin atas bentrokan antara pasukan Israel dan para demonstran Palestina di perbatasan Gaza yang menewaskan lebih dari 50 warga Palestina. Inggris menyebut pembunuhan tersebut mengejutkan dan merusak upaya perdamaian.

"Hilangnya nyawa dan banyaknya jumlah warga Palestina yang terluka adalah tragis, dan ini sangat mengkhawatirkan karena jumlah mereka yang tewas terus bertambah," ujar Menteri Inggris untuk Timur Tengah Alistair Burt seperti dilansir media Anadolu Agency, Selasa (15/5/2018).

Burt mengatakan, kekerasan tersebut merusak upaya-upaya perdamaian.

Hari Senin (14/5) waktu setempat tercatat sebagai hari paling berdarah bagi warga Palestina. Kementerian Kesehatan Palestina menyebut sudah 58 demonstran tewas dan sekitar 2.700 orang lainnya luka-luka terkena peluru asli maupun gas air mata.

"Kami telah memperjelas bahwa Inggris mendukung hak-hak warga Palestina untuk berunjuk rasa, namun unjuk rasa ini harus damai. Sangat disayangkan bahwa elemen-elemen ekstremis mungkin berusaha mengeksploitasi protes-protes ini untuk tujuan kekerasan mereka sendiri," cetus Burt.

Namun Burt juga menekankan, Inggris tidak akan mundur dari dukungannya untuk hak Israel untuk mempertahankan perbatasannya. "Namun banyak jumlah tembakan peluru asli, sangatlah mengkhawatirkan. Kami terus meminta Israel untuk menunjukkan pengendalian diri yang lebih besar," imbuhnya.

Ribuan warga Palestina telah berkumpul di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza sejak Senin (14/5) pagi untuk ikut serta dalam aksi-aksi demo yang dimaksudkan untuk memprotes pemindahan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, juga untuk memperingati 'Nakba' atau "Malapetaka" ketika pada tahun 1948, ratusan ribu warga Palestina terusir dari rumah-rumah mereka. Sejak aksi-aksi demo tersebut dimulai pada 30 Maret lalu, lebih dari 90 demonstran Palestina telah tewas ditembak pasukan Israel.

(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor