- Home
- Internasional
- Pekan Kedua Demonstrasi Gaza, Hampir 30 Warga Palestina Tewas Diterjang Peluru Israel
Internasional
Pekan Kedua Demonstrasi Gaza, Hampir 30 Warga Palestina Tewas Diterjang Peluru Israel
Sabtu, 07 Apr 2018 13:20
GAZA – Tentara Israel menembak mati delapan warga Palestina pada pekan kedua Demonstrasi Kepulangan Besar di perbatasan Jalur Gaza-Israel. Kebrutalan tentara Israel ini membuat jumlah total korban tewas dari demonstran Palestina menjadi 28 orang.
Laporan petugas medis di Gaza yang dilansir RT, Sabtu (7/4/2018) menyebutkan, beberapa demonstran termasuk remaja berusia 16 dan 17 tahun tewas dalam unjuk rasa di sepanjang pagar perbatasan. Tentara Pertahanan Israel (IDF) meluncurkan gas air mata dan melepaskan tembakan ke arah demonstran.
Dari 81 korban luka-luka yang dirawat oleh petugas medis, 36 di antaranya mengalami luka tembak amunisi hidup.
Jumlah demonstran pada Jumat lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya, meski belum sebesar jumlah pengunjuk rasa saat demonstrasi dimulai Jumat pekan lalu. Kekerasan yang dilakukan IDF pekan lalu menyebabkan 20 demonstran tewas dan ribuan luka-luka.
Israel mengatakan, para demonstran yang terbunuh adalah militan yang mencoba untuk menerobos pagar dan IDF hanya berusaha melindungi keselamatan warga Israel.
Pekan ini, Komisi Hak Asasi Manusia PBB mendesak Israel untuk mengendalikan tentaranya dan tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan dalam menghadapi demonstran Palestina. Juru bicara Komisi HAM PBB, Elizabeth Throssell mengatakan, penggunaan senjata api seharusnya menjadi pilihan terakhir bagi IDF.
"Kami mengatakan bahwa Israel memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa kekuatan yang berlebihan tidak digunakan. Dan jika ada penggunaan senjata api jalan keluar yang tidak beralasan dan melanggar hukum untuk senjata api, yang mengakibatkan kematian, dapat dianggap sebagai pembunuhan disengaja yang melanggar Konvensi Jenewa, " jata Throssell.
Demonstrasi Kepulangan Besar yang menuntut hak kembali bagi para pengungsi Palestina ke tanah mereka yang sekarang menjadi Israel direncanakan berlangsung selama tiga pekan. Demonstrasi itu akan mencapai puncaknya pada 15 Mei, pada hari yang disebut warga Palestina sebagai nakba atau bencana, memperingati peristiwa di mana ratusan ribu warga Palestina terpaksa melarikan diri keluar dari wilayahnya.
(okezone.com)
Internasional
May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi
JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba
Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi
)JAKARTA �" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa
Empat Pelaku Perampokan Maut di Pekanbaru Diringkus di Aceh Tengah dan Binjai
PEKANBARU - Pelarian empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang lansia di Kecamatan Rumbai berakhir di tangan polisi. Tim gabungan Resimen Mobil Kejahatan dan Kekera
7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!
TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan
Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan
TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte