Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Pelaku Teror Masjid New Zealand Akan Lanjutkan Serangan Jika Tak Ditangkap

Internasional

Pelaku Teror Masjid New Zealand Akan Lanjutkan Serangan Jika Tak Ditangkap

Sabtu, 16 Mar 2019 15:50
Brenton Tarrant saat disidang pada Sabtu (16/3) waktu setempat (Getty Images)
WELLINGTON- Tersangka serangan teroris di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru diyakini masih akan melanjutkan aksi kejinya jika tidak segera ditangkap polisi. Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern memuji dua polisi yang berhasil menangkap tersangka dengan cepat.

Diketahui bahwa tersangka penembakan yang diidentifikasi bernama Brenton Tarrant (28), seorang warga Australia, telah ditangkap dan didakwa pembunuhan.

Laporan media-media lokal yang didasarkan atas keterangan saksi mata menyebut Tarrant melepas tembakan membabi-buta di dalam Masjid Al Noor di Deans Ave sebelum melanjutkan serangan ke Masjid Linwood, yang berada di kota yang sama. Kedua masjid berjarak hanya 7 menit jika ditempuh dengan mobil.

Aksi Tarrant itu menewaskan 49 orang dan melukai 48 orang lainnya. Sebanyak 39 korban luka masih dirawat di rumah sakit, dengan 11 orang di antaranya menjalani perawatan intensif.

Seperti dilansir The New Zealand Herald dan AFP, Sabtu (16/3/2019), PM Ardern menyatakan bahwa jumlah korban tewas akan lebih banyak jika pelaku tidak segera ditangkap.

"Pelaku terus bergerak, ada dua senapan lainnya di dalam kendaraan yang dipakai pelaku dan jelas menjadi niat pelaku untuk melanjutkan serangannya," ungkap PM Ardern dalam konferensi pers.

Sebuah video yang direkam seorang pengendara setempat, Nathan Cambus, menunjukkan momen saat dua polisi bersenjata mendekati sebuah mobil yang dipakai Tarrant usai beraksi. Satu polisi, sambil menodongkan pistol, tampak menarik dan menyeret Tarrant keluar dari mobil. Satu polisi lainnya, juga menodongkan pistol, berusaha memberikan perlindungan untuk rekannya.

"Mereka merupakan polisi daerah pinggiran, saya pahami, dari Lincoln (sebuah kota terdekat) yang hadir di sana. Siapa pun yang telah melihat videonya... mereka (dua polisi-red) mengutamakan Selandia Baru," sebut PM Ardern. "Individual yang dikejar ditahan sekitar 36 menit sejak laporan pertama diterima," imbuhnya.

PM Ardern mengharapkan dua polisi itu mendapatkan pengakuan resmi atas kiprahnya. Nama dua polisi itu tidak disebut lebih lanjut. PM Ardern belum bertemu dengan keduanya, namun telah meminta kepolisian di Christchurch untuk menyampaikan ucapan 'terima kasih dari seluruh warga Selandia Baru' kepada keduanya.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.