Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Pemerintah Selandia Baru Sampaikan Dukacita Untuk Keluarga Lilik Abdul Hamid

Internasional

Pemerintah Selandia Baru Sampaikan Dukacita Untuk Keluarga Lilik Abdul Hamid

Rabu, 20 Mar 2019 13:46
Detik.com
JAKARTA - Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungannya selama negara itu menghadapi Teror Christchurch. Pekan depan, akan digelar peringatan massal untul korban tragedi itu.

Bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta hari Rabu (20/3/2019), Peters memuji dukungan Indonesia terhadap negaranya.

Ia juga menyampaikan duka-cita Pemerintah Selandia Baru kepada korban teror Christchurch asal Indonesia.

"Kami di sini untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Pak Lilik (Lilik Abdul Hamid) dan dua korban luka serius lainnya yang masih dirawat di rumah sakit," ujar Peters dalam konferensi pers bersama JK di sela-sela Pertemuan Tingkat Tinggi Kerjasama Indo-Pasifik (HLD IPC).

"Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada kami di masa sulit ini dengan penyerangan di dua masjid oleh bukan warga Selandia Baru, orang luar, pada 15 Maret siang hari," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Peters mengumumkan rencana penyelenggaraan peringatan massal untuk para korban Teror Christchurch.

"Akan ada peringatan pekan depan segera setelah kami mendapatkan waktu di mana kami bisa memastikan semua jenazah telah dipulangkan ke keluarga mereka untuk dikebumikan. Baru kemudian kita akan mengadakan peringatan nasional dengan mengundang pihak internasional," jelasnya.

Segera ubah UU Senjata

Ketika ditanya mengenai rencana perombakan Undang-Undang Senjata di negaranya, Wakil PM Selandia Baru mengatakan pembahasannya akan segera dilakukan.

Perubahan itu, katanya, sangatlah mendesak. Namun prioritas utama Pemerintah saat ini adalah menangani para korban.

"Pada Jumat 15 Maret siang negara kami berubah untuk selamanya. Begitu pula UU Senjata kami," ujarnya kepada pers di HLD IPC Jakarta.

"Tapi kami akan memastikan jenazah dan korban luka dirawat dengan layak terlebih dahulu baru mengurusi hal lainnya," tambahnya.

"Setelah itu UU Senjata akan dibahas segera."

Dia menegaskan kembali pihaknya tidak akan memberi panggung kepada pelaku penembakan, bahkan untuk menyebut namanya dalam pidato resmi.

"Dia tidak pantas mendapatkan popularitas," ujar Wakil PM Peters.



Sumber: detik.com

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.