Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Pemerintah Selandia Baru Sampaikan Dukacita Untuk Keluarga Lilik Abdul Hamid

Internasional

Pemerintah Selandia Baru Sampaikan Dukacita Untuk Keluarga Lilik Abdul Hamid

Rabu, 20 Mar 2019 13:46
Detik.com
JAKARTA - Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungannya selama negara itu menghadapi Teror Christchurch. Pekan depan, akan digelar peringatan massal untul korban tragedi itu.

Bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta hari Rabu (20/3/2019), Peters memuji dukungan Indonesia terhadap negaranya.

Ia juga menyampaikan duka-cita Pemerintah Selandia Baru kepada korban teror Christchurch asal Indonesia.

"Kami di sini untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Pak Lilik (Lilik Abdul Hamid) dan dua korban luka serius lainnya yang masih dirawat di rumah sakit," ujar Peters dalam konferensi pers bersama JK di sela-sela Pertemuan Tingkat Tinggi Kerjasama Indo-Pasifik (HLD IPC).

"Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada kami di masa sulit ini dengan penyerangan di dua masjid oleh bukan warga Selandia Baru, orang luar, pada 15 Maret siang hari," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Peters mengumumkan rencana penyelenggaraan peringatan massal untuk para korban Teror Christchurch.

"Akan ada peringatan pekan depan segera setelah kami mendapatkan waktu di mana kami bisa memastikan semua jenazah telah dipulangkan ke keluarga mereka untuk dikebumikan. Baru kemudian kita akan mengadakan peringatan nasional dengan mengundang pihak internasional," jelasnya.

Segera ubah UU Senjata

Ketika ditanya mengenai rencana perombakan Undang-Undang Senjata di negaranya, Wakil PM Selandia Baru mengatakan pembahasannya akan segera dilakukan.

Perubahan itu, katanya, sangatlah mendesak. Namun prioritas utama Pemerintah saat ini adalah menangani para korban.

"Pada Jumat 15 Maret siang negara kami berubah untuk selamanya. Begitu pula UU Senjata kami," ujarnya kepada pers di HLD IPC Jakarta.

"Tapi kami akan memastikan jenazah dan korban luka dirawat dengan layak terlebih dahulu baru mengurusi hal lainnya," tambahnya.

"Setelah itu UU Senjata akan dibahas segera."

Dia menegaskan kembali pihaknya tidak akan memberi panggung kepada pelaku penembakan, bahkan untuk menyebut namanya dalam pidato resmi.

"Dia tidak pantas mendapatkan popularitas," ujar Wakil PM Peters.



Sumber: detik.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.