Kamis, 30 Apr 2026

Internasional

Penarikan Pasukan AS dari Suriah Berpotensi Meningkatkan Konflik

Sabtu, 22 Des 2018 11:05
(Dok: Reuters)
Militer Amerika Serikat di Suriah.

Para analis mengatakan, penarikan mundur pasukan AS akan menimbulkan perubahan dalam perimbangan kekuatan di Suriah Timur Laut. Presiden AS Donald Trump, Rabu (20/12), mengatakan AS telah mencapai tujuannya mengalahkan ISIS di Suriah sehingga pasukan AS ditarik pulang dari sana. Namun sejumlah analis mengatakan, teroris belum sepenuhnya diberantas di negara yang dikoyak perang itu dan bahwa penarikan mundur itu kemungkinan mengundang mereka untuk kembali bangkit.

Pemerintahan Trump telah mendukung kepemimpinan Kurdi dalam pertempuran darat melawan ISIS, meski ada keberatan dari Turki. Aliansi pimpinan Kurdi yang didukung AS telah berhasil mengusir ke luar para militan dari kubu-kubu pertahanan mereka di Suriah Timur Laut dan menciptakan wilayah otonomi de facto bagi mereka sendiri.

Para pemimpin Kurdi mengatakan, mereka telah kehilangan ribuan nyawa untuk memperjuangkan tujuan Amerika dan kini mereka merasa dikhianati.

Mizgin Gemo, seorang pembuat film keturunan Kurdi, mengatakan, "Ini seperti tikaman dari belakang bagi Kurdi. Saya harap rakyat Amerika mempertimbangkan kembali langkah ini dan memahami bahwa apa yang dikorbankan rakyat Kurdi itu tidak kecil."

Para tokoh Partai Demokrat di Kongres, termasuk pemimpin minoritas partai itu di DPR Nancy Pelosi, mengecam keputusan tidak terduga ini. "Keputusan itu dibuat tanpa mempedulikan keprihatinan sekutu-sekutu kita dalam perang melawan terorisme. Keputusan yang berbahaya, dan keputusan ini merupakan hadiah Natal bagi Presiden Rusia Vladimir Putin karena seperti memberinya izin di Suriah," kata Pelosi.

Senator Lindsey Graham dari Partai Republik mengatakan, keputusan itu merupakan preseden buruk. "Saya tidak tahu bagaimana keputusan ini dibuat. Ini benar-benar tak diduga. Ini mengejutkan dunia. Saya bisa katakan apa yang terjadi di Irak akan terjadi di Suriah jika kita tidak membatalkan keputusan ini," komentarnya.

Sekitar 2.000 tentara AS ditempatkan di Suriah Utara yang berfungsi sebagai zona penyangga antara kawasan-kawasan pemerintah yang didukung Iran dan Rusia, dan kawasan-kawasan yang dikontrol oposisi. Turki tampaknya siap melancarkan ofensif terhadap Kurdi di Suriah Utara untuk mencegah terbentuknya wilayah Kurdi yang independen.

Analis politik David Adesnik dari Foundation for Defense of Democracies mengatakan, Iran akan berusaha menciptakan koridor darat bagi pengiriman senjata ke kelompok teroris Hezbollah. "Ketimbang mengandalkan pesawat-pesawat kargo untuk membawa senjata dan para pejuang mereka ke Damaskus, dan mengirim senjata-senjata canggih ke Hezbollah, kalau mereka bisa menguasai Suriah Timur, di mana AS kini berada, mereka akan memilih jalur darat karena lebih efisien," kata David.

Selain itu, kata Adesnik, Israel kemungkinan akan terlibat di Suriah untuk menangkal Iran dan Hezbollah, sementara Rusia akan berusaha memasuki wilayah-wilayah yang kaya minyak yang ditinggalkan pasukan AS.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.