- Home
- Internasional
- Presiden Duterte: Katolik Akan Hilang Dalam 25 Tahun
Internasional
Presiden Duterte: Katolik Akan Hilang Dalam 25 Tahun
Rabu, 27 Feb 2019 11:57
MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan agama Katolik akan "menghilang" dalam 25 tahun, karena skandal pelecehan seksual para pastor yang semakin terungkap.
"(Agama) Katolik akan menghilang dalam 25 tahun, akan hilang. Orang akan melupakannya," kata Duterte mengutip Inquirer, Rabu (27/2/2019).
Ia mengatakan itu berlatar banyaknya skandal pelecehan seksual para pastor Katolik yang semakin terbuka ke publik.
"Ketika mereka terangsang, mereka melecehkan biarawati. Jika mereka gay, mereka lecehkan anak-anak. Siapa yang butuh agama seperti itu?" ujar Duterte.
Namun, Duterte menekankan kepada publik untuk tidak menanggapi serius pernyataannya.
"Yang bisa saya katakan tentang itu adalah konflik saya dengan Gereja Katolik yang bersifat pribadi," katanya.
Sumber: okezone.com
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T