Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Presiden Jokowi: Indonesia Mengecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Internasional

Presiden Jokowi: Indonesia Mengecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Jumat, 11 Mei 2018 11:46
Liputan6.com
Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan sambutan ketika pembukaan KTT tentang Wasathiyah Islam di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5). KTT ini dihadiri sekitar seratus ulama dan cendekiawan muslim dunia.

Bogor - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengecam pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kecaman itu disampaikan Jokowi saat membuka Pertemuan Trilateral Ulama Afghanistan-Indonesia-Pakistan Tentang Perdamaian dan Stabilitas di Afghanistan di Istana Bogor hari ini.

Peresmian Kedubes AS di Yerusalem akan berlangsung pada Senin, 14 Mei 2018.

"Indonesia mengecam keras keputusan ini (pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem)," kata Jokowi di hadapan para ulama Afghanistan-Indonesia-Pakistan.

Jokowi mengatakan, keputusan untuk memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem, melanggar resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.

"Oleh karena itu saya mengusulkan agar DK dan Majelis Umum PBB membahas isu tersebut dan mengambil langkah selanjutnya," tambah Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta negara lain untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Pemindahan itu, kata Jokowi, mengganggu proses perdamaian dan mengancam perdamaian itu sendiri.

"Indonesia akan berjuang untuk Palestina. Dan Palestina akan terus berada dalam nafas diplomasi Indonesia," kata Jokowi.

Sebelumnya, Kedubes AS di Israel berlokasi di Tel Aviv. Dan perpindahan perwakilan diplomatik ini menegaskan kebijakan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Keputusan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, praktis "bertentangan" dengan kebijakan luar negeri AS yang telah berjalan selama tujuh dekade.

Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara lainnya di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948.

Sementara, menurut Donald Trump, kebijakan penolakan tersebut membawa seluruh pihak "tidak mendekati kesepakatan damai antara Israel-Palestina."

Bagi Palestina, Yerusalem merupakan isu yang sangat sensitif.

Keputusan Donald Trump sekaligus telah meruntuhkan status Negeri Paman Sam sebagai mediator perdamaian, mengingat status Yerusalem sebagai ibu kota tak hanya diakui oleh Israel, namun juga Palestina.

Palestina mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan dan hal ini mendapat dukungan dari masyarakat internasional.


(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 03 Mei 2026 11:39

    7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!

    TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:37

    Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan

    TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:35

    7 Ide Sarapan Tinggi Protein Selain Telur, Cocok untuk Diet Sehat!

    TUJUH ide sarapan tinggi protein selain telur menarik diulas. Sebab, menu-menu ini cocok juga untuk diet sehat.Sarapan di pagi hari cenderung didominasi oleh protein agar tubu

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:22

    Mitos atau Fakta: Perempuan Lebih Rentan Alami Osteoporosis?

    JAKARTA - Seringkali beredar informasi soal perempuan yang lebih rentan osteoporosis dibandingkan laki-laki. Ternyata informasi itu bukan sekadar mitos, namun fakta yang erat hubunganny

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:14

    Dorong Budaya Hidup Sehat, Dirut BPJS Kesehatan Lari Bareng Komunitas di Balikpapan

    BALIKPAPAN - BPJS Kesehatan terus mendorong perubahan perilaku hidup sehat sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pada kegiatan Balikp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.