Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Presiden Jokowi: Indonesia Mengecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Internasional

Presiden Jokowi: Indonesia Mengecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Jumat, 11 Mei 2018 11:46
Liputan6.com
Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan sambutan ketika pembukaan KTT tentang Wasathiyah Islam di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5). KTT ini dihadiri sekitar seratus ulama dan cendekiawan muslim dunia.

Bogor - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengecam pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kecaman itu disampaikan Jokowi saat membuka Pertemuan Trilateral Ulama Afghanistan-Indonesia-Pakistan Tentang Perdamaian dan Stabilitas di Afghanistan di Istana Bogor hari ini.

Peresmian Kedubes AS di Yerusalem akan berlangsung pada Senin, 14 Mei 2018.

"Indonesia mengecam keras keputusan ini (pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem)," kata Jokowi di hadapan para ulama Afghanistan-Indonesia-Pakistan.

Jokowi mengatakan, keputusan untuk memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem, melanggar resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.

"Oleh karena itu saya mengusulkan agar DK dan Majelis Umum PBB membahas isu tersebut dan mengambil langkah selanjutnya," tambah Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta negara lain untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Pemindahan itu, kata Jokowi, mengganggu proses perdamaian dan mengancam perdamaian itu sendiri.

"Indonesia akan berjuang untuk Palestina. Dan Palestina akan terus berada dalam nafas diplomasi Indonesia," kata Jokowi.

Sebelumnya, Kedubes AS di Israel berlokasi di Tel Aviv. Dan perpindahan perwakilan diplomatik ini menegaskan kebijakan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Keputusan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, praktis "bertentangan" dengan kebijakan luar negeri AS yang telah berjalan selama tujuh dekade.

Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara lainnya di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948.

Sementara, menurut Donald Trump, kebijakan penolakan tersebut membawa seluruh pihak "tidak mendekati kesepakatan damai antara Israel-Palestina."

Bagi Palestina, Yerusalem merupakan isu yang sangat sensitif.

Keputusan Donald Trump sekaligus telah meruntuhkan status Negeri Paman Sam sebagai mediator perdamaian, mengingat status Yerusalem sebagai ibu kota tak hanya diakui oleh Israel, namun juga Palestina.

Palestina mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan dan hal ini mendapat dukungan dari masyarakat internasional.


(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor