- Home
- Internasional
- Pria yang Pasang Peledak di Leher Sempat Picu Teror di Prancis
Internasional
Pria yang Pasang Peledak di Leher Sempat Picu Teror di Prancis
Sabtu, 24 Nov 2018 11:49
Dituturkan sejumlah pejabat lokal, seperti dilansir AFP, Sabtu (24/11/2018), identitas pria itu tidak diungkap ke publik, hanya disebut dia berusia 45 tahun dan memakai rompi kuning yang menjadi simbol demonstran yang memprotes kenaikan harga bahan bakar di Prancis.
Kepada polisi yang mendekatinya, pria itu menunjukkan peledak yang dipakainya. Peledak itu diungkapkan di sebuah tempat pencucian mobil yang ada di kompleks pusat perbelanjaan kota Angers, Prancis bagian barat, pada Jumat (23/11) waktu setempat.
Polisi berupaya membujuk pria itu untuk melepaskan peledak yang dipakainya. Setelah beberapa jam berunding dengan polisi, pria itu akhirnya bersedia menyerahkan diri pada Jumat (23/11) malam sekitar pukul 22.40 waktu setempat.
"Dia menuntut agar (demonstran) 'rompi kuning' diterima di Elysee," sebut jaksa setempat, Yves Gambert, kepada AFP. Elysee merupakan nama Istana Kepresidenan Prancis.
Insiden ini terjadi di pusat perbelanjaan Espace Anjou, yang dekat dengan lokasi demonstran 'rompi kuning' beraksi di Angers pekan lalu. Unjuk rasa 'rompi kuning' telah meluas secara nasional di Prancis. Aksi protes semacam ini dipicu oleh warga pinggiran dan kota kecil Prancis berompi kuning yang mencolok, yang merasa kecewa dengan kenaikan harga bahan bakar juga kecewa pada beberapa kebijakan Presiden Macron.
Kelompok demonstran 'rompi kuning' telah membantah mereka terkait dengan aksi pria yang memakai peledak itu. Dalam pernyataan terpisah, seorang pejabat setempat, Bernard Gonzalez, menyebut aksi pria itu sungguh memberikan ancaman nyata pada publik.
"Ini risiko sungguhan, bahaya sungguhan, dia memiliki peledak yang dipasang di sekitar lehernya... Ini tidak palsu," sebut Gonzalez. "Itu bisa berbahaya bagi semua 'rompi kuning' yang bersama dengannya sepanjang sore," imbuhnya.
Ditambahkan Gonzalez bahwa pria itu jelas memiliki pengalaman dengan peledak sebelumnya. Setelah pria itu menyerahkan diri, peledak yang dipakainya diperiksa oleh para pakar.
Via Twitter, Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner, menyebut pria itu sempat mengancam akan meledakkan 'peledak tak teridentifikasi dan granat yang dimodifikasi' yang dibawanya.
(detik.com) Internasional
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun