Kamis, 30 Apr 2026

Internasional

Sierra Leone Sambut Positif Tawaran Kerjasama Indonesia

Sabtu, 22 Des 2018 10:34
Detik.com
Wapres Sierra Laone Mohamed Juddeh Jalloh saat bertemu KUAI KBRI Dakar Didik Trimardjono
Jakarta - Pemerintah Sierra Leone menyambut tawaran kerjasama dengan Indonesia secara positif. Khususnya di bidang pertanian, pendidikan,dan pembangunan infrastruktur yang memang dibutuhkan negaranya.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Sierra Leone Mohamed Juddeh Jalloh saat bertemu Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Dakar Didik Trimardjono, di Sierra Leone pada tanggal 16-18 Desember 2018. Pada kunjungan tersebut, KUAI juga melakukan pertemuan dengan penasihat Presiden Bidang Perdagangan dan Investasi Abu Bakar Karim, Penasihat Presiden Bidang Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Joe Demby.

Didik menyampaikan kepada Jalloh mengenai potensi Indonesia sebagai negara dan emerging. Kepada Jalloh, Didik juga menyampaikan kerjasama yang telah Indonesia lakukan dengan Senegal dan negara-negara rangkapan KBRI Dakar lainnya.

"Untuk itu, KUAI menawarkan berbagai peluang kerja sama tersebut kepada Wapres untuk meningkatkan dan memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara yang masih rendah. Secara resmi KUAI juga menyampaikan SK Presiden RI atas pengangkatan Mrs Barrie sebagai Konhor RI di Freetown," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/12/2018).

Jalloh, kata Didik, menyambut baik hal itu. Didik mengungkapkan, Jalloh menginginkan agar kerja sama bersifat konkret dan juga memberikan manfaat dengen memberi bantuan teknis meliputi pelatihan dan pengembangan industri usaha kecil dan menengah sektor pertanian, bantuan peralatan pertanian, serta berbagi pengalaman dalam mencapai swasembada pangan.

"Selain itu, juga diusulkan kerja sama prioritas infrastruktur dan investasi, antara lain pembangunan jembatan yang menghubungkan Airport ke Freetown, renovasi airport, pembangunan jalan, pelabuhan, bendungan, perumahan rakyat dan gedung sekolah serta pembangunan industri UKM," tuturnya.

Di samping berbicara mengenai kerja sama, Didik mengatakan Jalloh berencana akan membawa pejabat kenegaraan Presiden baru Sierra Leone Julius Maada Bio ke Indonesia tahun depan.

"Mengingat Presiden Sierra Leone direncanakan untuk melakukan kunjungan ke Vietnam dan China pada bulan Maret 2019, maka pihaknya akan menjajaki kemungkinan ke Presiden Bio juga berkunjung ke Indonesia pada waktu tersebut," kata Didik.



(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.