Jumat, 03 Jul 2026

Internasional

Tragis! Kereta Api Tabrak Bus Sekolah di India, 13 Anak Tewas

Kamis, 26 Apr 2018 15:59
AFB
Ilustrasi
New Delhi - Sungguh tragis! Sebuah rangkaian kereta api di India menabrak sebuah bus sekolah. Sedikitnya 13 anak tewas dan lima orang lainnya luka kritis.

Seperti dilansir AFP, Kamis (26/4/2018), anak-anak sekolah yang semuanya berusia di bawah 10 tahun, sedang dalam perjalanan ke sekolah saat insiden tragis ini terjadi di Uttar Pradesh, India bagian utara. Tidak disebut ada berapa anak-anak di dalam bus sekolah itu.

Tabrakan terjadi saat bus sekolah yang ditumpangi anak-anak itu melewati perlintasan rel kereta setempat. Disebutkan bahwa perlintasan rel kereta itu memang tidak dijaga petugas.

Begitu kuatnya hantaman saat tabrakan ini, bus sekolah pun terangkat ke udara hingga beberapa meter. Sedikitnya 10 anak yang ada di dalam bus sekolah itu tewas seketika. Tiga anak lainnya meninggal di rumah sakit.

"Tiga anak meninggal karena luka-luka yang dialaminya dan lima orang lainnya kritis," sebut kepala dinas kesehatan distrik setempat, Akhilesh Kumar Singh, kepada AFP.

Tayangan televisi setempat menunjukkan puluhan warga setempat berupaya keras menyelamatkan anak-anak yang terjebak di dalam bus sekolah yang ringsek.

India tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling mematikan di dunia. Lebih dari 150 ribu orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di India, setiap tahunnya.

Awal bulan ini, sedikitnya 23 anak-anak dan empat warga dewasa tewas saat sebuah bus sekolah terjun ke jurang sedalam 100 meter di sebelah utara New Delhi. Penyelidikan mengungkapkan bahwa sopir bus sekolah itu kehilangan kendali atas kendaraannya.

Untuk perlintasan rel kereta, India memang memiliki ratusan perlintasan rel kereta yang tidak dijaga dan sering menjadi lokasi kecelakaan. Seringkali para pengguna jalan mengabaikan peringatan atau suara klakson kereta api yang akan melintas. Otoritas India telah berjanji akan memperbaiki setiap perlintasan rel kereta yang tidak dijaga petugas, tahun depan, demi mengurangi kecelakaan fatal.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor