Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

Tragis! Kereta Api Tabrak Bus Sekolah di India, 13 Anak Tewas

Kamis, 26 Apr 2018 15:59
AFB
Ilustrasi
New Delhi - Sungguh tragis! Sebuah rangkaian kereta api di India menabrak sebuah bus sekolah. Sedikitnya 13 anak tewas dan lima orang lainnya luka kritis.

Seperti dilansir AFP, Kamis (26/4/2018), anak-anak sekolah yang semuanya berusia di bawah 10 tahun, sedang dalam perjalanan ke sekolah saat insiden tragis ini terjadi di Uttar Pradesh, India bagian utara. Tidak disebut ada berapa anak-anak di dalam bus sekolah itu.

Tabrakan terjadi saat bus sekolah yang ditumpangi anak-anak itu melewati perlintasan rel kereta setempat. Disebutkan bahwa perlintasan rel kereta itu memang tidak dijaga petugas.

Begitu kuatnya hantaman saat tabrakan ini, bus sekolah pun terangkat ke udara hingga beberapa meter. Sedikitnya 10 anak yang ada di dalam bus sekolah itu tewas seketika. Tiga anak lainnya meninggal di rumah sakit.

"Tiga anak meninggal karena luka-luka yang dialaminya dan lima orang lainnya kritis," sebut kepala dinas kesehatan distrik setempat, Akhilesh Kumar Singh, kepada AFP.

Tayangan televisi setempat menunjukkan puluhan warga setempat berupaya keras menyelamatkan anak-anak yang terjebak di dalam bus sekolah yang ringsek.

India tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling mematikan di dunia. Lebih dari 150 ribu orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di India, setiap tahunnya.

Awal bulan ini, sedikitnya 23 anak-anak dan empat warga dewasa tewas saat sebuah bus sekolah terjun ke jurang sedalam 100 meter di sebelah utara New Delhi. Penyelidikan mengungkapkan bahwa sopir bus sekolah itu kehilangan kendali atas kendaraannya.

Untuk perlintasan rel kereta, India memang memiliki ratusan perlintasan rel kereta yang tidak dijaga dan sering menjadi lokasi kecelakaan. Seringkali para pengguna jalan mengabaikan peringatan atau suara klakson kereta api yang akan melintas. Otoritas India telah berjanji akan memperbaiki setiap perlintasan rel kereta yang tidak dijaga petugas, tahun depan, demi mengurangi kecelakaan fatal.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 03 Mei 2026 16:50

    May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi

    JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:39

    Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi

    )JAKARTA �" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:16

    Empat Pelaku Perampokan Maut di Pekanbaru Diringkus di Aceh Tengah dan Binjai

    PEKANBARU  - Pelarian empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang lansia di Kecamatan Rumbai berakhir di tangan polisi. Tim gabungan Resimen Mobil Kejahatan dan Kekera

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:39

    7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!

    TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:37

    Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan

    TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.