- Home
- Internasional
- UEA Kucurkan Rp700 M untuk Bangun Masjid Bersejarah Mosul yang Dihancurkan ISIS
Internasional
UEA Kucurkan Rp700 M untuk Bangun Masjid Bersejarah Mosul yang Dihancurkan ISIS
Selasa, 24 Apr 2018 14:11
BAGHDAD – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengumumkan bahwa Uni Emirat Arab IUEA) akan membiayai proyek pembangunan kembali Masjid Agung al-Nuri di Mosul senilai USD50,4 juta (sekira Rp700 m). Masjid bersejarah yang terkenal dengan menara miringnya itu dihancurkan oleh kelompok militan ISIS tahun lalu.
Rekonstruksi dan restorasi masjid dan menara al-Hadba akan dilakukan Uni Emirat Arab dengan bekerjasama dengan badan budaya PBB, UNESCO; Kementerian Kebudayaan Irak dan Pusat Penelitian untuk Preservasi dan Restorasi Properti Budaya Internasional (ICCROM).
Reuters, Selasa (24/4/2018) melaporkan, kelompok militan ISIS menghancurkan masjid al-Nuri yang telah berdiri sejak abad ke-12 pada pekan terakhir operasi militer Irak untuk membebaskan Mosul, Juli 2017. Pertempuran yang terjadi di dalam kota menyebabkan kerusakan lebih jauh lagi dan mengubah bangunan penting di kota terbesar kedua Irak itu menjadi puing-puing.
UNESCO mengatakan, proyek rekonstruksi itu akan memakan waktu setidaknya lima tahun dengan tahun pertama difokuskan untuk membersihkan puing-puing bangunan. Lokasi lain, termasuk taman yang bersejarah juga akan dibangun kembali dalam rencana yang termasuk membangun monumen peringatan dan museum.
Pemerintah Irak memperkirakan bahwa Mosul membutuhkan sekira USD2 miliar dana bantuan rekonstruksi yang akan digunakan untuk membuka kembali jalan-jalan dari puing dan membangun gedung dan rumah-rumah. Sejak dikuasai ISIS pada 2014, sekira 700 ribu dari dua juta warga Mosul telah melarikan diri dari kota itu.
Masjid Agung al-Nuri diberi nama dari Nuruddin al Zanki, seorang bangsawan yang berjuang di awal Perang Salib dari wilayah kekuasaan yang meliputi wilayah di Turki, Suriah, dan Irak modern. Masjid itu dibangun pada 1172-73, tak lama sebelum kematiannya, dan menjadi tempat berdirinya sebuah sekolah Islam.
Pada saat sarjana abad pertengahan terkenal Ibnu Batutah berkunjungan ke Masjid al-Nuri dua abad kemudian, menara masjid itu telah miring. Kemiringan itu membuat menara tersebut mendapat julukan terkenalnya – "the Hunchback" atau "si Bongkok".
Menara ini terdiri dari tujuh kelompok bata dekoratif dalam pola geometris kompleks yang juga telah ditemukan di Iran dan Asia Tengah.
(okezone.com)
Internasional
May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi
JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba
Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi
)JAKARTA �" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa
Empat Pelaku Perampokan Maut di Pekanbaru Diringkus di Aceh Tengah dan Binjai
PEKANBARU - Pelarian empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang lansia di Kecamatan Rumbai berakhir di tangan polisi. Tim gabungan Resimen Mobil Kejahatan dan Kekera
7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!
TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan
Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan
TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte