Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Usai Keluar dari Kesepakatan Nuklir, AS Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

Internasional

Usai Keluar dari Kesepakatan Nuklir, AS Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

Jumat, 11 Mei 2018 11:15
Liputan6.com
Presiden Iran Hassan Rouhani berbicara dalam pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait perdamaian Suriah di Ankara, Turki, Rabu (4/4).

Teheran - Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru terhadap enam orang dan tiga perusahaan, yang disebut memiliki hubungan dengan Korps Pengawal Revolusioner Iran (IRGC).

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan, hukuman itu menargetkan orang-orang yang telah menyalurkan jutaan dolar kepada IRGC, yang ditudingnya mendanai "kegiatan yang merugikan".

Dikutip dari Time.com pada Jumat (11/5/2018), Bank sentral Iran juga dituduh membantu IRGC untuk mengakses dolar AS.

Departemen Keuangan AS tidak menyebutkan nama individu yang terkena sanksi, tetapi mengatakan bahwa mereka semua adalah warga negara Iran.

Langkah AS yang didukung Uni Emirat Arab (UEA), melarang individu dan entitas AS berbisnis dengan mereka yang terkena sanksi. 

"Rezim Iran dan Bank Sentral di sana telah menyalahgunakan akses ke entitas di UEA dalam memperoleh dolar AS, untuk mendukung kegiatan merugikan yang dilakukan oleh IRGC, termasuk mendanai dan mempersenjatai kelompok proksi regionalnya," kata Mnuchin dalam sebuah pernyataan.

"Kami bermaksud memotong aliran pendapatan IRGC, dari mana pun asalnya, dan apa pun tujuan mereka," tambahnya.

Adapun IRGC sendiri, telah beroperasi sejak tahun 1979 untuk membela sistem pemerintahan Islam Iran, dan juga menjelma sebagai penyokong kekuatan militer, politik, dan ekonomi utama di negara tersebut.

Sanksi terbaru yang diberikan oleh AS itu secara khusus menargetkan kegiatan operasional IRGC di luar negeri.

Presiden Donald Trump telah menyebut kelompok itu sebagai "kekuatan teror dan milisi yang korup", yang kemudian berbuntut pada penetapan sanksi ekonomi.

Hukuman terbaru datang hanya dua hari setelah Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran, dan berjanji untuk meningkatkan tekanan kepada Teheran.

Keputusan Trump untuk membatalkan kesepakatan itu digambarkan sebagai sebuah "kesalahan" oleh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sementara itu, Israel menuduh Pasukan Quds Iran melancarkan 20 kali serangan roket ke pangkalan militernya di Suriah pada Kamis pagi, 10 Mei 2018.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa empat roket berhasil dicegat dan, 16 unit lainnya jatuh meleset dari target mereka di Dataran Tinggi Golan.

Pengerahan pasukan Iran untuk membantu Presiden Bashar al-Assad di Suriah membuat Israel kian khawatir, sehingga mendorong pihaknya melakukan serangan balasan.  

IDF mengatakan jet tempur menyerang 70 sasaran militer milik Iran di wilayah Suriah, menyebabkan kerusakan signifikan. Target serangan termasuk situs intelijen, pos militer dan gudang penyimpanan senjata.

Rusia, Jerman dan Prancis meminta kedua negara untuk menahan diri, tetapi AS mengatakan Iran menanggung "tanggung jawab penuh atas konsekuensi tindakan nekatnya", dan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri.


(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 03 Mei 2026 11:39

    7 Manfaat Rutin Minum Air Lemon Hangat, Bisa Turunkan Risiko Batu Ginjal!

    TUJUH manfaat bisa didapat dari rutin minum air lemon hangat. Bahkan, minum air lemon hangat bisa menurunkan risiko batu ginjal.Minum air lemon hangat sendiri sering jadi kebiasaan

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:37

    Susah Tidur meski Badan Lelah? Biji Pala Ternyata Bisa Bantu Atasi Insomnia Ringan

    TIDUR nyenyak setelah seharian beraktivitas menjadi satu hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun terkadang, ada saja kondisi di mana badan sudah lelah namun kamu masih sulit untuk tidur.Konte

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:35

    7 Ide Sarapan Tinggi Protein Selain Telur, Cocok untuk Diet Sehat!

    TUJUH ide sarapan tinggi protein selain telur menarik diulas. Sebab, menu-menu ini cocok juga untuk diet sehat.Sarapan di pagi hari cenderung didominasi oleh protein agar tubu

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:22

    Mitos atau Fakta: Perempuan Lebih Rentan Alami Osteoporosis?

    JAKARTA - Seringkali beredar informasi soal perempuan yang lebih rentan osteoporosis dibandingkan laki-laki. Ternyata informasi itu bukan sekadar mitos, namun fakta yang erat hubunganny

  • Minggu, 03 Mei 2026 11:14

    Dorong Budaya Hidup Sehat, Dirut BPJS Kesehatan Lari Bareng Komunitas di Balikpapan

    BALIKPAPAN - BPJS Kesehatan terus mendorong perubahan perilaku hidup sehat sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pada kegiatan Balikp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.