Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • WADUH...323 Hewan Ternak Warga di Pelalawan Terjangkit PMK September Ini

WADUH...323 Hewan Ternak Warga di Pelalawan Terjangkit PMK September Ini

Admin
Selasa, 06 Sep 2022 09:10
Riausky.com

PANGKALAN KERINCI -  Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Pelalawan terus meningkat hingga Bulan September ini. Tercatat 323 ekor ternak warga telah terinfeksi PMK di seluruh Pelalawan.

Berdasarkan data milik Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) yang melakukan penanganan dalam dua bulan terakhir ini, menunjukan peningkatan.

Virus PMK telah menyebar di enam kecamatan dan menyerang ternak sapi milik warga.

Sebagian diantaranya telah dinyatakan sembuh, sedangkan sebagian lainnya masih mengidap PMK.

Semua ternak yang terinfeksi hanya satu jenis yakni sapi, sedangkan kerbau maupun ternak lainnya belum terdeteksi.

"Memang terjadi kenaikan kasus. Sekarang sudah 323 ekor yang terkena PMK. Tapi kebanyakan berasal dari luar Pelalawan," papar Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE dilansir dari  Tribunpekanbaru.com, Senin (5/9/2022).

Akhtar menuturkan, sebanyak 323 ekor sapi yang terinfeksi PMK sebanyak 187 ekor diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan 2 ekor sapi mati akibat virus tersebut dan 3 ekor lainnya dipotong secara paksa oleh pemiliknya setelah tertular.

Berarti tinggal 131 ekor sapi yang belum sembuh sampai saat ini dan masih dalam penanganan tim yang telah dibentuk Disbunak di setiap kecamatan.

Menurut Akhtar, peningkatan kasus PMK ini diakibatkan banyaknya ternak sapi yang masuk ke Pelalawan tanpa pengecekan dari petugas.

Karena para pemasok melewati jalan yang tidak diperiksa oleh tim Disbunak.

Selama ini Disbunak menempatkan tim di pintu masuk ke Pelalawan yang berbatasan langsung dengan daerah lain untuk memantau sapi yang masuk.

Seperti di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Ukui yang berbatasan dengan Kabupaten Indragiri Hulu dan di Jalintim Bandar Seikijang yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru dan daerah lainnya.


"Mereka masuk dari jalan tikus ke Pelalawan. Jadi tak terpantau petugas kita waktu bawa sapi. Alhasil sapi yang sakit menular ke sapi yang sehat," tutur Akhtar.

Adapun sebaran sapi yang terinfeksi virus PMK yakni Kecamatan Bandar Petalangan, Ukui, Kerumutan, Pangkalan Kuras, Kecamatan Pangkalan Kerinci, dan Pangkalan Lesung. Peternak yang terdampak PMK mencapai 36 orang dari berbagai desa di 6 kecamatan.

"Untuk sapi yang ada di dalam Pelalawan, semuanya sudah aman. Penanganan juga masih berjalan terus. Tim di kecamatan tetap aktif," pungkasnya.

Dikatakannya, setiap sapi yang terinfeksi PMK langsung diasingkan kandangnya supaya tidak menular ke ternak lainnya.

Kemudian melokalisir tempat antara sapi yang sehat dan sakit.

Selanjutnya penyemprotan disinfektan di semua kandang guna mencegah virus tersebut.

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.