Ilmuwan Sukses Ciptakan Kopi Tanpa Biji, Selamat Datang Masa Depan!
Admin
Jumat, 24 Sep 2021 13:56
KOPI tanpa biji telah diciptakan di laboratorium. Penemuan inovasi kopi ini dikabarkan akan menjadi sesuatu yang baik di masa depan.
Ya, penelitian telah menunjukkan bahwa kopi sangat rentan terhadap perubahan iklim. Ini berkaitan dengan banyak lahan yang cocok untuk produksi, namun akan terus berkurang secara signifikan karena berkurangnya lahan hijau di masa depan.
Salah satu dampak yang akan dirasakan adalah minimnya penggunaan air dan rendahnya operasional. Selain itu, tidak ketergantungan musim dan tidak membutuhkan pestisida
Saat ini peneliti tengah melakukan proyek memproduksi kopi yang ditanam di laboratorium menggunakan sel yang dipanen dari tanaman asli. Pekan lalu, penelitian ini membuahkan hasil.
"Tim memproduksi cangkir kopi pertama yang berbau dan terasa mirip dengan kopi biasa, padahal ini kopi hasil tanam bioteknologi yang dikerjakan di laboratorium," ungkap Rischer.
Jadi, bagaimana kopi tanpa biji ini diciptakan?
Rischer menjelaskan, awalnya kultur sel dimulai dari bagian tanaman itu sendiri, misal daun. Sel-sel yang terbentuk kemudian diperbanyak pada media nutrisi tertentu.
Akhirnya, sel-sel dipindahkan ke bioreaktor dari mana biomassa kemudian dipanen. Sel-sel tersebut lalu dikeringkan dan dipanggang dan kopi pun bisa diseduh.
Lalu, kapan kopi hasil tanam laboratorium ini bisa dinikmati masyarakat secara bebas?
Kopi yang ditanam di laboratorium, menurut laporan tersebut, pertama-tama harus menjalani persetujuan peraturan yang dikeluarkan otoritas terkait di pasar yang berbeda. Menurut beberapa info, kopi masa depan ini harusnya rilis empat tahun mendatang.
Menurut keterangannya, biji kopi direkayasa secara laboratorium untuk menghasilkan campuran molekul yang kurang pahit dibandingkan kopi biasa. Proses pembuatannya menggunakan lebih sedikit air dan menghasilkan emisi karbon 93 persen lebih sedikit dibandingkan produksi kopi konvensional.