Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN ke Wiranto soal Aksi 21-22 Mei: Yang Anarkis Bukan Pendukung Prabowo

Nasional

BPN ke Wiranto soal Aksi 21-22 Mei: Yang Anarkis Bukan Pendukung Prabowo

Sabtu, 25 Mei 2019 10:18
Detik.com
Foto: kericuhan aksi 22 Mei di depan Bawaslu RI
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan bahwa peserta aksi 21-22 Mei yang anarkis bukan pendukung capres-cawapres nomor urut 02. BPN menegaskan hal tersebut guna merespons pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang mengatakan, apabila pendukung Prabowo masih melakukan aksi anarkis, itu menjadi tanggung jawab Prabowo.

"Kalau ada yang melakukan kerusuhan, mengganggu atau anarkis itu bukan dari pendukung Prabowo-Sandi. Kemarin kan kita lihat justru pendukung Prabowo-Sandi yang menghalau kelompok masyarakat yang anarkis, yang merusak, mengganggu, itu kan dihalau oleh pendukung Prabowo-Sandi," kata juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Jumat (24/5/2019).

BPN justru menyoroti soal tindakan aparat kepolisian kepada peserta aksi 21-22 Mei. BPN menilai tindakan aparat kepada peserta aksi represif.

"Justru yang kita sayangkan sikap dari beberapa oknum polisi yang sangat represif yang menembak, yang mengejar berlebihan. Bahkan ada yang menggunakan peluru tajam. Yang meninggal saya dengar ada yang bilang 20, 21, ada yang bilang 11, belum lagi ratusan yang dirawat, yang luka," papar Riza.

BPN berharap aparat kepolisian bisa menahan diri. Riza menyinggung tentang peran polisi sebagai pengayom masyarakat.

"Kita meminta aparat bisa bijaksana, bisa sabar, bisa menahan diri, bisa menjadi teladan dan mengayomi seluruh rakyat," harapnya.

Wakil Ketua BPN Mardani Ali Sera juga menanggapi soal pernyataan Wiranto. Mardani meminta agar semua pihak memberi pernyataan yang menyejukkan.

"Sebaiknya semua memberi pernyataan yang teduh dan menenangkan. Pak Jokowi sudah bagus dengan sikapnya ingin jumpa Pak Prabowo," jelasnya.

Wiranto sebelumnya mengatakan mengatakan, apabila pendukung Prabowo masih melakukan aksi anarkistis, itu menjadi tanggung jawab Prabowo. Dia pun berharap pendukung Prabowo mematuhi arahan capres 02 tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Wiranto saat berbincang dengan sejumlah orang di kediamannya. Video perbincangan itu lalu dibagikan oleh staf Kemenko Polhukam, Jumat (24/5).

"Namun kita lihat nanti kalau seandainya masih ada niatan dari para pendukungnya, pengikutnya untuk melakukan aksi-aksi yang anarkis seperti yang terjadi kemarin itu, yang paling bertanggungjawab untuk menghentikan itu hanya sang pemimpin, Pak Prabowo sendiri," tegasnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 13:27

    Pakai Teknologi, Pemerintah Mau Ubah Timbunan Sampah Jadi BBM

    Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah mulai mempercepat pengolahan timbunan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui teknologi pirolisis. Langkah terseb

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:37

    Pramono: Kantor Kecamatan Harus Jadi Rumah Rakyat, Beri Pelayanan yang Mudah

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pramono menegaskan kantor kecamatan memberikan pelayanan maksimal dan menjadi rumah rak

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:29

    Kebon Pala Jaktim Dapat Banjir Kiriman 140 Cm, Ketua RT Bilang Masih Aman

    Jakarta - Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Tinggi banjir mencapai 140 cm."Pagi ini, sekarang air sudah mencapai sekitar satu meteran, n

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:16

    Ditabrak Fortuner, Pengemudi Bajaj Tewas di Jakbar

    Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jembatan Batu dekat Stasiun Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (18/5). Sopir bajaj meninggal dunia setelah dihantam mobil Fortuner.Korban MGA (34) meninggal

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:12

    Penjambret WNA di Bundaran HI Komplotan Begal di Jakarta, Sudah Beraksi 120 Kali

    Kepolisian mengungkap tiga dari delapan pelaku begal ditangkap merupakan komplotan jambret ponsel milik Warga Negara Asing (WNA) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Direktur Reserse Krimin

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.