Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bagaimana Membalik Selisih 16,9 Juta Suara? BPN: Strategi Masa Kami Umbar

Nasional

Bagaimana Membalik Selisih 16,9 Juta Suara? BPN: Strategi Masa Kami Umbar

Jumat, 24 Mei 2019 16:59
Detik.com
Nicholay Aprilindo
JAKARTA - Berdasarkan Keputusan KPU, selisih suara Jokowi-Ma'ruf Amin dengan Subianto-Sandiaga Uno sebanyak 16.957.123 suara. Jubir Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menyatakan butuh pembuktian ekstra untuk bisa membalik keadaan. Apa kata Badan Pemenangan Nasional (BPN)?

"Namanya strategi masa kita umbar," kata tim hukum BPN, Nicholay Aprilindo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2019).

Di mana KPU memutuskan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239.

"Kalau untuk bukti-bukti kita lihat di MK. Kami tidak mau bilang berapa kontener, berapa truk tapi nanti kita lihat bersama di MK," ujar Nicholay.

Prabowo rencananya akan mendaftarkan gugatan hasil pilpres itu ke MK malam nanti.

"Yang kedua, yang ingin kami tegaskan di sini bahwa sebagai tim lawyer kami mengapresiiasi langkah capres 02 untuk maju ke MK dalam rangka kawal hak suara rakyat yang sudah diberikan kepada capres 02 dan menegakan kedaulatan rakyat konstitusi serta demokrasi. Itu saja yg perlu disampaikan," papar Nicholay.

Sebelumnya, Fajar meminta pihak yang menggugat untuk mengajukan bukti ke MK, bukan hanya sekedar klaim. Dia mengatakan pemohon harus menjelaskan apa masalah yang dipersoalkan, misalnya lokasi dugaan kecurangan hingga dugaan kesalahan penghitungan.

"Ya memang nggak gampang membuktikan kecurangan, kehilangan suara, kesalahan. Tidak gampang, apalagi ini 16,5 juta gitu kan. Oleh karena itu, ya mari kita tunggu. Apalagi konon pengacaranya kan pengacara hebat ini kan," tutur Fajar.

MK hanya memberi tempo sidang 14 hari di kasus sengketa pilpres.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 13:27

    Pakai Teknologi, Pemerintah Mau Ubah Timbunan Sampah Jadi BBM

    Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah mulai mempercepat pengolahan timbunan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui teknologi pirolisis. Langkah terseb

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:37

    Pramono: Kantor Kecamatan Harus Jadi Rumah Rakyat, Beri Pelayanan yang Mudah

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pramono menegaskan kantor kecamatan memberikan pelayanan maksimal dan menjadi rumah rak

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:29

    Kebon Pala Jaktim Dapat Banjir Kiriman 140 Cm, Ketua RT Bilang Masih Aman

    Jakarta - Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Tinggi banjir mencapai 140 cm."Pagi ini, sekarang air sudah mencapai sekitar satu meteran, n

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:16

    Ditabrak Fortuner, Pengemudi Bajaj Tewas di Jakbar

    Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jembatan Batu dekat Stasiun Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (18/5). Sopir bajaj meninggal dunia setelah dihantam mobil Fortuner.Korban MGA (34) meninggal

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:12

    Penjambret WNA di Bundaran HI Komplotan Begal di Jakarta, Sudah Beraksi 120 Kali

    Kepolisian mengungkap tiga dari delapan pelaku begal ditangkap merupakan komplotan jambret ponsel milik Warga Negara Asing (WNA) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Direktur Reserse Krimin

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.