Kamis, 02 Jul 2026

Bencana Kabut Asap Bakal Difilmkan

Sabtu, 03 Okt 2015 08:35
Twitter
Sutradara Joko Anwar (kiri)
JAKARTA - Sutradara Joko Anwar, menyatakan dirinya sedang memproduksi sebuah film yang bercerita tentang bencana kabut asap yang hingga kini masih melanda sejumlah wilayah Indonesia.

Film ini direncanakan akan mulai syuting pada tahun ini juga dan mengambil "setting" di wilayah yang memang rentan pembakaran hutan.

"Kemungkinan besar daerahnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Set cerita dan skenario sudah ada," ujar Joko Anwar di Jakarta.

Namun, sutradara yang pernah memenangi penghargaan "Film Terbaik" dan "Skenario Terbaik" di Festival Film Indonesia 2008 ini, mengaku belum menentukan para aktor yang berperan dalam karyanya tersebut.

"Saya berencana merekrut aktor dari orang-orang lokal," sambung alumnus Jurusan Teknik Penerbangan ITB (Institut Teknologi Bandung) itu.

Sementara terkait kabut asap yang terjadi di beberapa daerah, lelaki kelahiran Medan yang pernah mendapat penghargaan dari New York Asian Film Festival itu, meminta agar hukum tetap ditegakkan dengan menangkap para tersangka pembakaran hutan.

Kalimantan Tengah sendiri merupakan salah satu dari lima provinsi dengan dampak kabut asap terburuk, menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

Walhi menemukan bahwa dari Januari hingga September 2015, ada 16.334 titik panas (berdasarkan LAPAN) atau 24.086 (berdasarkan NASA FIRM) yang tersebar di lima provinsi dengan kebakaran hutan terparah yaitu Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Riau.

Titik-titik panas tersebut berada di konsesi perusahaan. Beberapa di antaranya yaitu Kalimantan Barat ada 2.495, Kalimantan Tengah 5.672, Riau 1.005, Sumatera Selatan 4.416 dan Jambi 2.842.

Nilai ISPU di daerah-daerah tersebut dalam beberapa waktu belakangan sudah di atas level berbahaya. Contoh di Kalimantan Barat, indeks standar pencemaran umum (ISPU) sempat mencapai angka 1.300 atau empat kali lipat level berbahaya (di angka 300-500), sementara nilai ISPU rata-rata mencapai 600-800.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor