Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bupati Zukri Ungkap Ada Perusahaan Misterius dan tak Ada Berkontribusi di Pelalawan

Dihadapan Mentri ATR/BPN,

Bupati Zukri Ungkap Ada Perusahaan Misterius dan tak Ada Berkontribusi di Pelalawan

Laporan: Febri S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 22 Feb 2023 07:23
PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran terang-terangan menyampaikan adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit misterius beroperasi dikabupaten Pelalawan. Selain adanya, perusahaan misterius bupati Zukri juga menyampaikan adanya, perusahaan tidak berkontribusi di kabupaten Pelalawan.

Hal ini disampaikan bupati Zukri saat Mentri ATR/BPN berkunjung ke kabupaten Pelalawan, tepatnya, di desa Tanjung Air Hitam Kecamatan, Kerumutan akhir pekan kemarin. 

Pada kunjungan kerjanya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/Kepala BPN), Hadi Tjahjanto, menyerahkan sertipikat hasil kegiatan Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria, di desa Tanjung Air Hitam.

Kepada mentri ATR bupati Zukri menyampaikan bahwa kabupaten Pelalawan dengan luas 1,3 juta hektar persegi, mayoritas ekonomi masyarakat bergantung kepada petani kelapa sawit.  Disebutkannya, bahwa banyak daerah-daerah terpencil seperti desa Tanjung Air Hitam, belum menikmati keberadaan-keberadan investasi yang ada. 

Masyarakat sesungguhnya, kata bupati Zukri tidak alergi dengan investasi, bahkan pemerintah sangat welcome dengan berbagai investasi. Tapi kami pemerintah sangat merasakan hari ini, dimana tempat acara ini, tidak jauh jaraknya, bahkan setiap hari masyarakat melihat lalu lalang mobil-mobil CPO didepan rumah mereka, hanya dapat menghirup debu.

Dengan situasi ini kata bupati Zukri, sampai hari ini, kebun kemitraannya untuk masyarakat tidak ada sama sekali. "Bayangkan pak menteri saya buka saja disini, PT Mekar Alam Lestari (MAL) beroperasi menguasai lahan 7 ribu hektar, satu batang sawit saja tidak ada untuk masyarakat, sama sekali tidak ada kemitraan buat masyarakat," ungkap bupati Zukri.

Bahkan lantaran tidak ada komitmen PT MAL, di era kepemimpinan dirinya, IUP perusahaan tersebut dicabut oleh pemerintah kabupaten Pelalawan, sampai mereka, hingga pihak perusahaan merealisasikan kompensasi pola kemitraan 20 persen dari luas lahan mereka. 

Selain itu pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa disini kata bupati Zukri ada satu perusahaan misterius, dimana masyarakat menyebut-nyebut perusahaan ini namanya, PT Kosta. "PT Kosta tersebut, sampai hari ini saya tidak mengetahui siapa manajemennya, disini memiliki kebun IUP yang diberikan pemerintah 800 hektar tapi menurut masyarakat bisa mencapai seribuan hektar. Sampai hari ini juga tidak ada sama sekali memberikan kontribusi bagi masyarakat, tidak ada keuntungan sedikitpun bagi masyarakat," tandasnya.***
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.