Nasional
IPW Desak Kapolri Umumkan Nama Perwira yang Diduga Menganiaya Model
Jumat, 16 Sep 2016 14:22
JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera mengumumkan perwira menengah (pamen) Polri yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang foto model berinisial Ay.
Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, menyatakan bahwa aksi brutal yang diduga dilakukan anggota Polri harus disudahi dengan cara dituntaskan di pengadilan, apalagi bila aksi tersebut diduga dilakukan pamen. IPW pun mengecam keras tindakan brutal yang dilakukan anggota Polri.
"Bagaimana anggota Polri bisa menjalankan misi kepolisian sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, jika terhadap orang dekatnya saja tega bertindak brutal," kata Neta melalui keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jumat (16/9/2016).
Diketahui, sebelumnya Ay melaporkan seorang pamen Polri telah melakukan tindakan brutal terhadapnya. Korban disiksa hingga cacat di bagian wajah. Menurut korban, dirinya adalah istri siri pamen Polri tersebut.
"IPW mendesak Kapolri segera memproses kasus ini sehingga pelaku bisa dikenakan pasal berlapis," katanya.
Pertama, Neta menyebutkan, pelaku dikenakan pasal penganiayaan sesuai KUHP sehingga harus segera ditahan. Kedua, ia melanjutkan, pelaku dikenakan sanksi indisipliner karena diduga melakukan nikah sirih.
Neta mencontohkan bahwa pada era Kapolri Badrodin Haiti seorang Kapolres yang ketahuan berfoto mesra dengan seorang wanita yang bukan istrinya, pernah dicopot dari jabatannya.
"Untuk itu, Kapolri Tito Karnavian harus bertindak tegas dan segera mencopot pamen yang melakukan penganiayaan itu dari jabatannya, kemudian memproses kasusnya hingga ke pengadilan," tegasnya.
Ia menjelaskan, tindakan tegas perlu dilakukan karena ini sesuai dengan visi-misi Kapolri Jenderal Tito untuk melakukan revolusi mental di Polri. Neta menyebutkan, target pertama revolusi mental itu adalah membersihkan Polri dari aparatur yang brutal dan tidak menghargai HAM.
IPW berharap Polri bereaksi keras terhadap kasus ini agar mereka tidak menjadi korban akibat ulah polisi-polisi brengsek. (Okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 â€" Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri