Nasional
Jelang Pulang ke Tanah Air, Jamaah Haji Lempar Riyal
Sabtu, 17 Sep 2016 15:33
MAKKAH – Prosesi puncak haji telah usai dilakoni para jamaah haji. Kini sebagian dari mereka tinggal menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air, sementara untuk gelombang dua menanti waktu digeser ke Madinah. Di sela-sela waktu yang ada, berbelanja tampaknya menjadi opsi utama.
Di Tanah Suci, kebiasaan para jamaah haji, khususnya dari Indonesia ini dikenal dengan istilah lempar riyal. Di berbagai sudut kota, para jamaah haji terlihat memadati pusat-pusat perbelanjaan. Deretan toko di kawasan Ja'fariyah, misalnya. Lokasi ini menjadi salah satu primadona jamaah haji untuk berbelanja. Di samping harganya tak terlalu mahal, kemudahan akses menjadi pertimbangan lainnya, karena lokasinya dekat Masjidil Haram.
Abu Ahmed, salah seorang pedagang, seperti dilansir Arabnews.com, jauh-jauh hari telah memprediksi jumlah pembeli bakal meningkat seiring usainya prosesi Puncak Haji. Lantaran itu dia telah menambah stok barang yang biasa dicari para jamaah haji seperti karpet, tasbih, dan aksesoris perempuan, serta menambah tenaga penjual. Dia juga mengaku tidak menaikkan harga meski jumlah peminat membludak.
Rekan-rekan Abu Ahmed pun tak kalah sigap. Mereka jemput bola dengan membuka kios di sekitar pemondokan jamaah haji Indonesia. Aneka warna oleh-oleh haji pun dijajakan dengan harga terjangkau. Mulai dari miniatur zamzam tower, Alquran, parfum, tasbih, surban, baju, sajadah, karpet, kerudung dan beragam barang lain untuk buah tangah. Pemandangan ini seperti terlihat di sekitar pemondokan jamaah haji Indonesia di sektor 1, wilayah Mahbas Jin dan sektor 6 wilayah Syisyah.
Para jamaah salat subuh begitu keluar dari masjid langsung disambut para pedagang yang menjajakan beragam barang. Mulai dari sayur mayor, handphone, kurma, tasbih, baju dan barang-barang lain. Para pedagangnya pun lumayan fasih berbahasa Indonesia sehingga para pembeli tidak kesulitan berkomunikasi. Opsi lainnya, menggunakan bahasa isyarat.
Tak hanya di Makkah, jejak para jamaah berbelanja bahkan terpantau sampai ke Jeddah yang berjarak sekira 100 kilometer dari kota kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sedikitnya terlihat lima bus yang mengangkut jamaah haji Indonesia parkir di depan Masjid Qishash pada Sabtu 16 September petang.
"Habis dari sini rombongan ke Laut Merah lihat masjid terapung," ujar Sapin, jamaah haji asal embarkasi Medan kloter 3. Bersama istrinya, Mujirah, Sapin mengaku ikut rombongan berpelesir ke Jeddah difasilitasi KBIH untuk mengisi waktu sebelum pulang ke tanah air pada Senin 19 September.
Jamaah lainnya, Basar Rambe, terlihat tengah memilah-milah cincin akik untuk dipakai sendiri dan dijadikan buah tangan untuk para kerabat dan tetangga di kampung halaman.
Sementara itu, Mulyono, jamaah haji dari Jombang, Jawa Timur, menuturkan oleh-oleh paling dinanti para kerabat dan tetangga di kampung halaman adalah air zamzam. Karena itu dia berharap ke depan ada tambahan jatah untuk jamaah haji dari 5 liter menjadi 10 liter. "Lima liter sangat tidak cukup," ujarnya seraya menyebut keengganan membeli air zamzam di tanah air lantaran meragukan keasliannya.
Mengenai batas barang bawaan 32 kilogram per jamaah, dia pun berharap bisa ditambah kapasitasnya. "Jamaah haji kan diharapkan bawa banyak oleh-oleh untuk keluarga, kalau hanya 32 kilo ya sebetulnya kurang," cetusnya.
Namun hal ini tak menjadikan semangat berbelanja para jamaah surut lantaran masih ada opsi menggunakan jasa pengiriman barang. "Sebagian beli di sini lalu dikirim lebih dulu, 1 kilogramnya 9 riyal, kita tanya ke jasa kurir kapan mengambilnya, mereka datang beberapa hari sekali," pungkasnya.(Okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 â€" Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri