Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jelang Setahun Jokowi-JK, Banyak Tarik Menarik Kepentingan Politik

Jelang Setahun Jokowi-JK, Banyak Tarik Menarik Kepentingan Politik

Kamis, 15 Okt 2015 09:16
Okezone
Kabinet Kerja
DEPOK - Kepemimpinan Presiden Joko Widodo genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2015. Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat mengatakan publik diminta untuk mengingat lagi visi misi Jokowi saat maju menjadi presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla.

"Saya kira harus diperhatikan apa sebenarnya visi misi Jokowi ketika maju di pilpres setahun lalu. Apa saja raihan yang bersangkutan setahun ini, dicek dulu seperti apa, raihannya seperti apa saja. Jika di mix ternyata selama setahun ada yang tercapai dan ada yang belum," tegas Cecep di Depok, Rabu (14/10/2015).

Ia mencontohkan semangat revolusi mental juga harus kembali dievaluasi sejauh apa implementasinya kepada rakyat. Ia mengkritik program tersebut disosialisasikan lewat dunia maya oleh pemerintah sementara angka melek teknologi masyarakat Indonesia masih rendah.

"Yang belum dicapai memang ini mungkin masalahnya berlarut-larut, enggak mungkin bisa tuntas setahun tapi harus bertahun-tahun. Tapi memang jika ada yang cepat mengapa diulur-ulur. Revolusi mental apa sih turunannya, hanya sosialisasi di internet tapi angka melek teknologi kita tidak cukup tinggi misalnya, tapi pakai dana besar-besaran lalu pendidikan kesehatan," ungkapnya.

Cecep menambahkan kembali pada program Nawacita, Jokowi dan para menterinya harus konsisten pada hal itu. Ia menilai selama satu tahun kepemimpinan Jokow justru berada dalam lingkaran politik yang tarik menarik antar berbagai kepentingan.

"Satu tahun terjadi reshuffle kemarin indikator kinerja menterinya tarik menarik dengan kepentingan politik ya, lingkar di dalam Jokowi dari internal sendiri," tukasnya.

Harapannya, menteri-menteri yang dipilih Jokowi dapat bekerja maksimal tahun selanjutnya. Tahun kedua, lanjutnya, kinerja Jokowi harus tercapai minimal 40 persen.

"Harus semuanya baik karena ini tim dan Jokowi koordinator, pimpinannnya. Tahun kedua, minimal realisasi 40 persen harus sudah tercapai. Indeks kepuasan masyarakat yang anjlok berdasarkan survey juga harus dibantah, bikin kebijakan yang meroket," tandasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor