Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ketika Presiden Jokowi Berbicara Intim dengan Ratu Belanda di Beranda Istana

Nasional

Ketika Presiden Jokowi Berbicara Intim dengan Ratu Belanda di Beranda Istana

Kamis, 01 Sep 2016 13:06
Antara
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menerima kunjungan Ratu Belanda Maxima di Istana Merdeka.

JAKARTA – Tidak semua tamu negara yang menyambangi Istana Merdeka diajak melakukan veranda talk atau mengobrol di beranda oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ratu Belanda Maxima menjadi salah satu kepala negara yang beruntung karena berkesempatan mengobrol secara personal dengan Jokowi di beranda belakang Istana Merdeka.

Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala mengatakan, veranda talk biasanya dilakukan Jokowi untuk berbicara dari hati ke hati dengan para tamunya. Khusus untuk Maxima, Djumala mengatakan, Pemerintah Indonesia memiliki kedekatan sejarah dengan Belanda sehingga Jokowi berkenan melakukan veranda talk.

"Veranda talk maknanya adalah itu pembicaraan intimate. Intimate conversation antara presiden dengan beberapa tamu negara yang dianggap dekat dan dianggap penting di dalam substansi maupun dalam hubungan. (Veranda talk dengan Ratu Maxima karena) kedekatan sejarah, kedekatan hubungan bilateral," kata Djumala di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Nantinya, ia mengungkapkan, sekretariat presiden akan mendesain format pertemuan serupa jika Jokowi hendak melakukan pembicaraan intim dengan tamu-tamu kenegaraan. Selain itu, ia menilai substansi pembicaraan Jokowi dengan Maxima memang sangat penting. Sebab, pembicaraan tersebut dilakukan hampir satu jam.

"Substansinya sangat penting bagi presiden, plus karena hubungan yang dekat. Lihat saja kan beberapa negara diajak ke sana dan ngomong-nya ada yang 15 menit. Nah, ini 45 menit, lama banget hampir satu jam," jelasnya.

Ia menyatakan, format pertemuan veranda talk ini baru ada pada zaman kepemimpinan Jokowi. Sedangkan mengenai pemilihan kepala negara yang diajak mengobrol di beranda, itu tergantung pada pandangan dan kepentingan Jokowi.

"Nah itu dia, siapa yang bisa, itu sangat tergantung persepsi presiden. Presiden yang menentukan, 'Ah aku mau ngomong detail, mau ngomong hal yang strategis, atau ngerasa dekat,' itu beliau. Nah biasanya pagi-pagi itu sebelum terima tamu, kita tanya, 'Pak mau veranda enggak?' langsung iya atau enggak. Jadi penentuannya beliau sendiri, itu kan tergantung feeling," papar Djumala. (Okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • Rabu, 24 Des 2025 18:05

    Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026

    JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr

  • Rabu, 24 Des 2025 11:00

    Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 â€" Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.