Nasional
Ketua Komisi IX DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Masalah Tenaga Kerja Kasar Asing
Selasa, 01 Mei 2018 14:17
JAKARTA – Ketua Komisi IX DPR yang menbidangi ketenagakerjaan, Dede Yusuf menemui massa buruh yang memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Gedung DPR/MPR, Selasa (1/5/2018).
Dalam orasinya, Dede mengapresiasi buruh kompak dan solidnya saat menyampaikan apspirasinya di depan Gedung DPR. Menurut Dede kehadiran massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) ke Kompleks Parlemen sangat tepat.
"Atas nama komisi 9 (saya) ucapkan terima kasih karena saudara datang
tepat sekali karena ini lembaga menerima aspirasi rakyat," ujar Dede di
atas mobil komando yang terparkir di depan gerbang Gedung DPR, Senayan,
Jakarta Pusat, Senin (1/5/2018).
Terkait polemik terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018, Politikus Partai Demokrat itu meminta perhatian serius dari pemerintah.
"Jika yang masuk bukan ekspat tapi pekerja kasar, tangkap pekerja
kasar. Jika dia ilegal tangkap pekerja ilegal. Pekerja asing boleh tapi
jabatannya sesuai UU. Jangan sampai beda gaji pekerja asing dengan
lokal itu tinggi," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang turut hadir di atas mobil Komando mengatakan, Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang penggunaan TKA bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 33.
"Jadi sekarang ini ada peraturan pemerintah, Perpres Nomor 20
Tahun 2018 maka ini mengkhianati semangat konstitusi kita," tegas Fadli.
Tokoh reformasi Amien Rais saat di depan massa buruh yang jumlahnya ribuan itu mengajak morobek topeng buruh kasar asing yang dibawa massa. Amien dari atas mobil komando berorasi membakar semangat buruh. Amien yang memegang topeng itu kemudian memulai merobek dan diikuti buruh.
"Bismilllah," kata Amien diikuti massa merobek topeng buruh.
Dia menegaskan buruh kasar asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal harus segera dipulangkan. Amien meminta Perpres nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan TKA harus dicabut. Amein menyampaikan bahwa pemerintah sekarang ini melakukan sebuah kebijakan yang hampir tidak masuk akal.
"Tatkala tenaga kerja Indonesia kelimpungan cari kerja, buruh asing masuk. Angknya betul-betul mengerikan. Jumlahnya ratusan ribu," tutur Amien Rais.
Turut hadir menemui para buruh yakni Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafii, serta Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono dan mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai.
Setelah mendengarkan orasi dari para wakil rakyat, sejumlah
perwakilan massa buruh ini diterima para wakil rakyat untuk melakukan
audiensi.
(okezone.com)
nasional
Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak
Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru
Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas
Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.
BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali
Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.
PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel
Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.
PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20