Nasional
Mabes TNI Gelar Sosialisasi Tax Amnesti Pajak
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 15 Sep 2016 16:55
JAKARTA - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI)
bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pajak menggelar sosialisasi Tax
Amnesti Pajak, yang diikuti oleh Perwira Menengah TNI berpangkat
Kolonel di jajaran Mabes TNI, bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes
TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (15/9/2016).
Amnesti pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terhutang, tidak
dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana bidang
perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan.
Sosialisasi Tax Amnesti Pajak tersebut diawali dengan sambutan dari
Wakil Asisten Perencanaan Umum (Waasrenum) Panglima TNI Brigjen TNI Arif
Rahman, dilanjutkan Direktur Penegakan Hukum Ditjen Pajak Dadang
Suwarna.
Waasrenum Panglima TNI Brigjen TNI Arif Rahman menyampaikan bahwa
sosialisasi tersebut semulanya dijadwalkan untuk para Perwira Tinggi
(Pati) dan Kolonel TNI di jajaran Mabes TNI. Namun dikarenakan Panglima
TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendampingi Presiden RI dalam rangka
meninjau Latihan Armada Jaya TNI Angkatan Laut di Puslatpur Karang
Tekok, Situbondo, Jawa Timur. "Untuk Pati TNI akan dilaksanakan pada
hari Rabu, 21 September 2016 ditempat yang sama," ucapnya.
Lebih lanjut Brigjen TNI Arif Rahman mengatakan bahwa Tax Amnesti Pajak
tahap satu akan berakhir pada tanggal 30 September 2016. Pemerintah
telah mengesahkan Undang-Undang Pajak Nomor 11 tahun 2016 dan
ditinjaklanjuti Ditjen Pajak. "Oleh karena itu, sebagai warga negara
yang taat pajak yang memiliki NPWP perlu mengetahui secara mendalam apa
lisensi dari Undang-Undang Ditjen tersebut," tegasnya.
"Mungkin dari peserta sekalian sudah banyak yang membaca tentang
Undang-Undang tersebut diberbagai berita baik di berita elektronik dan
berita media sosial lainnya. Terkait dengan pengampunan Pajak, maka dari
itu hari ini kita lebih meningkatkan lagi pemahaman tentang Tax
Amnesti," ujar Brigjen TNI Arif Rahman.
Seperti diketahui Tax Amnesti ini pastinya sangat bermanfaat untuk
anggaran negara Indonesia, kalau pendapatan pajaknya besar tentunya
anggaran untuk TNI pasti besar juga. Sekarang ini anggaran tahun 2016,
menurut Brigjen TNI Arif Rahman begitu penerimaan pajak tidak sesuai
akhirnya ada pemotongan anggaran.
Contohnya, TNI sendiri nomor dua terbesar, sehingga
pembelian belanja modal dan kegiatan-kegiatan Mabes TNI pada tri wulan 3
dan 4 mungkin hanya kegiatan-kegiatan operasional saja, sedangkan
kegiatan lainnya sementara tidak dapat dilakukan.
Sementara itu, Direktur Penegakan Hukum Ditjen Pajak Dadang Suwarna
menyampaikan, bahwa latar belakang amnesti pajak, sebetul banyak
perusahaan atau wajib pajak berpribadi yang sudah punya usaha, namun
nyatanya belum melaporkan seluruhnya transaksi perdagangan ke direktorat
pajak, dilain pihak banyak saudara-saudara kita bertebaran di seluruh
dunia ini yang mempunyai harta disimpan dan diolah di luar negeri.
"Pemerintah bersama DPR, membuat terobosan dengan membuat UU Nomor 11
tahun 2016, tentang pengampunan pajak atau Tax Amnesty Pajak," kata
Bapak Dadang Suwarna. (ded/rls)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri