Pemerintah Diminta Maksimalkan Dana Subsidi untuk Rakyat
Sabtu, 10 Okt 2015 14:43
Guru Besar Tetap Universitas Indonesia (UI), Achmad Syakhroza, mencontohkan, seperti di Indonesia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk subsidi justru langsung didistribusikan kepada masyarakat dengan tidak memerhitungkan bagaimana dana itu bisa dikelola sedemikian rupa.
"Dalam tata kelola keuangan yang bertanggungjawab dana itu bisa melahirkan keuntungan-keuntungan yang sah," ucapnya, Sabtu (10/10/2015).
Ahli tata kelola perusahaan dan pemerintahan itu menjelaskan, tidak keliru jika uang negara yang dialokasikan menjadi dana subsidi dikelola terlebih dahulu oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sepanjang misi tersebut tidak mengganggu peruntukan subsidi.
Sebab, kata dia, kesejahteraan baru bisa dikatakan maju dan modern jika memiliki kemampuan untuk memaksimalkan nilai ekonomi subsidinya melalui aktivitas kegiatan ekonomi kerakyatan yang tumbuh, berkeadilan, dan berkelanjutan.
"Patut juga bisa disebut bahwa dana subsidi yang dikelola dan didiversifikasi sedemikian rupa sehingga bisa memberikan manfaat optimal bagi rakyat adalah suatu langkah baru bagi Indonesia," paparnya.
Guna mengikuti model subsidi rakyat modern tersebut, tidak berlebihan jikalau sudah saatnya pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memberikan perhatian penuh terhadap maksimalisasi dana subsidi itu.
"Jangan lagi hanya sebatas memiliki kemauan untuk mengalokasikan dan mendistribusikan dana subsidi, namun minim kemampuan untuk memaksimalisasinya. Itu akan memberi nilai tambah sosial dan politik," saran Achmad.
Terlebih, jejak alokasi dana APBN selama kurun waktu 10 tahun terakhir sambung Achmad, meski hasilnya terlihat tetapi belum mampu menciptakan lapangan kerja di desa-desa secara massal. Ini kata dia terlihat nyata belum mampu secara signifikan mengurangi angka kemiskinan masyarakat desa tersebut.
"Namun, langkah-langkah terobosan pemerintah serta taktis panduan kerja di dalam paket ekonomi Presiden Jokowi untuk menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi saya nilai sangat baik," pujinya.
3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing
Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP
Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026
PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l
Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal
BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D
Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk
Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026
BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta