Pengamat: Jokowi Tak Pantas Hempaskan Isu Pasal Karet
Sabtu, 08 Agu 2015 08:28
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Humanika, Sya'roni menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak pantas untuk menghempaskan isu wacana penghidupan kembali pasal penghinaan terhadap Presiden.
"Mestinya Presiden fokus mengatasi masalah di Indonesia, bukannya melemparkan isu yang memprovokasi kemarahan publik," tegas Sya'roni kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (8/8/2015).
Dia pun menambahkan, jika Presiden mampu menampilkan kinerja yang bagus diyakini tidak akan ada yang akan mengkritik, atau bahkan menghina.
"Mestinya Jokowi sadar, bahwa selain sebagai kepala negara, Presiden juga menjabat sebagai kepala pemerintahan. Di era demokrasi mengkritik kepala pemerintahan itu sudah hal biasa. Apalagi jika kebijakan yang diambil menyengsarakan rakyat maka wajar rakyat melontarkan kemarahan," tuturnya.
Kata dia, Indonesia adalah negara hukum dan menjunjung asas equality before the law.
"Semua memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Jika merasa menerima hinaan, Jokowi bisa melaporkannya ke aparat penegak hukum," sambungnya.
Untuk menghentikan polemik, lanjutnya, sebaiknya Jokowi segera menarik usulan pasal penghinaan presiden tersebut.
"Jokowi harus fokus bekerja mensejahterakan rakyat," pungkasnya. (okezone.com)
Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har
Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?
JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl
Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak
23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural
JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen
May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh
JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te