Politik Balas Budi Jokowi Berlebihan
Selasa, 11 Agu 2015 09:12
JAKARTA-Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan relawannya sebagai calon duta besar (dubes) dinilai terlalu beresiko terhadap hubungan internasional Indonesia. Oleh karena itu, sikap politik balas budi pria asal Solo itu dinilai berlebihan.
"Ini sangat berbahaya dalam konteks kenegaraan, khususnya dalam hubungan internasional. Dalam konteks tradisi dalam mengisi jabatan publik, itu sangat membahayakan," ujar Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Katholik Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf beberapa waktu lalu.
Ia menuturkan, hubungan luar negeri Indonesia ke depannya akan menjadi hal yang penting dan strategis. Bahkan, tantangan kian berat khususnya setelah Indonesia menerapkan kebijakan hukuman mati bagi pengedar narkoba.
"Dengan asal tunjuk calon dubes, posisi Indonesia dalam hubungan internasional juga menjadi pertaruhan," tandasnya.
Asep mengakui, politik balas budi memang sesuatu yang lumrah dalam politik. Tapi, apa yang dilakukan di masa pemerintahan Jokowi, terkesan seperti overdosis dengan menempatkan relawannya di segala bidang jabatan.
"Dulu saja zaman Pak SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) tidak seperti ini. Bahkan waktu Bu Megawati saja, enggak separah ini," katanya.
Menurut Asep, penempatan relawan Jokowi di sejumlah posisi strategis pemerintahan, adalah cara suami Iriana Jokowi itu untuk bisa melanjutkan kekuasaannya di periode selanjutnya.
Oleh karena itu, lanjut Asep, DPR harus menjadi penyaring 33 nama calon dubes yang sudah diajukan. DPR harus jeli melihat calon dubes tersebut.
"Saringannya di DPR. Kita tidak ingin dubes ini jadi tempat penampungan orang yang tidak mendapatkan porsi jabatan di pemerintah," pungkasnya. (okezone.com)
Mabes TNI Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Perkuat Spirit Pengabdian dan Profesionalisme Prajurit
Jakarta-Mabes TNI menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang diikuti para Pejabat Utama, Prajurit, dan PNS Mabes TNI di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/6
Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.
IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem