Reshuffle Tak Menjamin Kinerja Pemerintahan Membaik
Rabu, 12 Agu 2015 15:30
JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menjawab teka teki ihwal siapa saja menteri yang diganti demi memperbaiki kinerja Kabinet Kerja ke depan. Sebanyak lima menteri dan Sekretaris Kabinet (Seskab) dicopot lantaran dianggap kinerjanya jauh dari ekspektasi.
Peneliti The Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta, Arya Fernandes mengatakan, perombakan atau reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi setidaknya harus mempertimbangkan tiga hal.
"Pertama yaitu penerimaan publik, kedua penerimaan koalisi dan yang ketiga penerimaan pasar," ujar Arya saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Menurutnya, bila reshuffle hanya mempertimbangkan aspek penerimaan elite dan koalisi saja, niscaya reshuflle tidak akan memengaruhi kinerja pemerintahan.
"Pasar juga jelas berkepentingan terhadap reshuffle, bila tidak ada kejutan dalam reshuffle atau bila tidak ada figur baru di bidang ekonomi yang sesuai selera pasar, penerimaan pasar saya kira akan lemah," jelasnya.

Selain pasar, lanjut Arya, faktor penerimaan publik juga harus diperhitungkan secara matang. Menteri baru kata dia, jelas dituntut memperoleh tingkat penerimaan publik serta mempunyai track record atau rekam jejak yang baik.
"Saya kira bila reshuffle tidak memenuhi tiga variabel di atas, reshuffle tidak akan memberikan efek bagi peningkatan kinerja pemerintahan," tandasnya.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie