Nasional
Saksi Kunci Meninggal Jadi Kendala KPK Usut Kasus BLBI dan Century
Rabu, 21 Sep 2016 15:44
JAKARTA - Wakil Ketua KPK Laode M, Syarif mengatakan, ada sejumlah kendala yang menyebabkan kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI dan Bank Century terhambat hingga saat ini. Salah satu kendalanya yakni meninggalnya mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Fadjriah.
"Tidak pernah KPK keluarkan SP 3 (Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan). Ada beberapa kendala. Salah satunya saksi kunci meninggal dunia Siti Fajriah, satu lagi saya lupa Budi siapa," ujar Syarif di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).
Menurut Syarif, KPK sudah kerja keras untuk menindaklanjuti dua kasus tersebut. Dia pun merasa heran apabila ada isu bahwa lembaga antirasuah ini telah memberhentikan dua kasus yang menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah.
"Tidak (ditutup). Makanya saya juga heran yang mengisukan sendiri bahwa KPK telah menutup dua kasus itu. Masih penyelidikan. Ada progres yang baik," ungkapnya.
Selain kendala tadi, Syarif juga mengungkapkan bukti-bukti yang diterima KPK terkait kasus ini kebanyakan berupa salinan atau fotocopy. Pimpinan KPK saat ini, menurut Syarif, khawatir bila bukti-bukti ini diajukan akan gugur di pengadilan.
"Salah satu kesusahan kasus BLBI. Bukti-bukti yang didapat itu hampir semua fotocopy. Kan sudah lama kasusnya, bukan menyalahkan pimpinan sebelumnya tapi banyak fotocopy. Kan otentisitas bukti itu bisa dipertanyakan di pengadilan. Kami sedang berupaya mencari bukti otentik," jelas dia.
Lebih lanjut, Syarif membantah kasus tersebut berjalan di tempat lantaran ada pihak-pihak yang mengintervensi kasus ini. "Enggak ada sama sekali. Enggak terganggu pengaruh dari luar. Kalau cukup bukti, sekurang-kurangnya dua, kami maju," tegas dia.
Sebelumnya, perkembangan kasus SKL BLBI dan Bank Century menjadi salah satu hal yang ditanyakan oleh Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat. Ketua KPK Agus Rahardjo dalam rapat tersebut menegaskan bahwa kasus BLBI, Century, soal lahan RS Sumber Waras masih berjalan. (Okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri